Dimethyl ether sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan pengganti minyak diesel

Lourentius, Suratno (2007) Dimethyl ether sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan pengganti minyak diesel. In: Seminar Nasional Teknik Kimia "Teknologi Ramah Lingkungan Green Technology Berbasis Sumber Daya Alam Indonesia", ISSN 978-979-98465-3-2, 26 April 2007, Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.

[img]
Preview
Text (Dimethyl ether sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan pengganti minyak diesel Lourentius Suratno)
Suratno Lourentius, Judul Dimethyl Ether Sebagai Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan Pengganti Minyak Diesel.pdf

Download (75kB) | Preview

Abstract

Cadangan minyak bumi terbukti (proven reserves) di Indonesia saat ini sebesar 9 miliar barel. Dengan tingkat produksi sekitar, 500 juta barel per tahun, maka jika tidak ditemukan cadangan baru, cadangan tersebut akan habis dalam waktu sekitar 18 tahun. Cadangan Gas bumi cukup besar yakni 182 triliun kaki kubik, maka cadangan gas bumi masih tersisa selama kurang lebih 61 tahun. Demikian juga dengan batu bara, dari total perkiraan cadangan sebesar 57 miliar ton dengan tingkat produksi sebesar 130 juta ton per tahun, maka cadangan batubara diperkirakan akan habis selama kurang lebih 147 tahun. Dengan menipisnya sumber daya energi dalam negeri tersebut, perlu dicari sumber energi alternatif baru. Dimethyl ether merupakan bahan bakar alternatif yang tidak mengandung belerang dan mudah terurai di lapisan troposfer dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Untuk itu telah diteliti konversi syngas menjadi dimethyl ether (DME). Sifat-sifat yang dimiliki DME hampir sama dengan sifat-sifat yang dimiliki minyak diesel khususnya dalam hal nilai angka setana, sehingga DME dapat dimanfaatkan sebagai pengganti minyak diesel pada masa mendatang. Dimetyl ether dapat diproduksi dengan cara reaksi konversi katalitik dari syngas. Syngas diproduksi dengan bantuan katalis nikel dari gas alam yang mengandung sedikit hidrokarbon ringan. Gas CO dalam syngas dapat juga dibuat dengan cara gasifikasi batu bara menggunakan gas CO2. Penelitian konversi syngas menjadi DME telah dilaksanakan dalam reaktor unggun tetap dengan kondisi proses: perbandingan mol hydrogen terhadap karbon monoksida (CO) =2/1, kecepatan aliran umpan CO 0,00117-0,00160 gmol/menit, suhu 240-3000C; berat katalis 3 gram dan tekanan 40 bar. Dengan menggunakan katalis Cu-Zn-Al/g-Al2O3 dengan loading: Cu=9,49%, Zn=2,7% dan Al=2,9% dicapai konversi CO = 0,9008, selektivitas DME=1 dan yield DME=0,6488.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: dimethyl ether, gas sintesis (syngas), hidrogen, karbon monoksida, katalis
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Proceeding > Faculty of Engineering
Depositing User: Dr.Ir., MS Suratno . Lourentius
Date Deposited: 29 May 2017 04:02
Last Modified: 29 May 2017 04:02
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/10574

Actions (login required)

View Item View Item