Pengaruh perbedaan jenis larutan dan waktu perendaman kacang koro pedang (Canavalia ensiformis) terhadap sifat fungsional dan kadar hcn tepung koro pedang (Canavalia ensiformis)

Kosasih, Christina (2012) Pengaruh perbedaan jenis larutan dan waktu perendaman kacang koro pedang (Canavalia ensiformis) terhadap sifat fungsional dan kadar hcn tepung koro pedang (Canavalia ensiformis). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (60kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[img] Text (BAB 3)
BAb 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (50kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (653kB)
[img]
Preview
Text (BAB 56)
Bab 6.pdf

Download (103kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB)

Abstract

Kacang koro Pedang (Canavalia ensiformis) merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki produktivitas pengolahan yang cukup tinggi. Komposisi kimia kacang koro pedang adalah 23,8-27,6 % protein, 45,2- 56,9 % karbohidrat, dan 2,3-3,9 % lemak. Jika ditinjau dari potensi pengembangan dan komposisi kimia, kacang koro pedang dapat menjadi pilihan alternatif sebagai bahan baku pembuatan produk baru yaitu tepung. Proses pengolahan kacang koro pedang dilakukan dengan perendaman menggunakan air dengan suhu awal 98oC dan larutan Na- Bikarbonat 0,4%. Perendaman dapat mempengaruhi sifat fungsional dan kadar HCN tepung koro pedang. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) tersarang dengan 2 (dua) faktor. Faktor I yaitu jenis larutan perendaman, air bersuhu awal 98°C dan larutan Na-Bikarbonat 0,4% (P1;P2). Faktor II yaitu waktu perendaman dengan waktu 12, 18, dan 24 jam (L1;L2;L3). Parameter yang diuji adalah rendemen tepung, kadar air, kadar HCN, daya serap air, daya serap minyak, kelarutan dan swelling power. Data yang diperoleh dianalisa secara statistik menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) pada a = 5% untuk uji hipotesa dan dilakukan Uji LSD (Least Significant Difference) dengan α= 5% jika faktor perlakukan berpengaruh nyata. Berdasarkan uji statistik, ada beda nyata (pada α = 5%) perbedaan perendaman dengan air bersuhu awal 98°C dan larutan Na-Bikarbonat 0,4% terhadap rendemen tepung, daya serap air, dan swelling power pada suhu yang berbeda. Faktor perbedaan perendaman dengan air bersuhu awal 98°C dan larutan Na-Bikarbonat 0,4% tidak memberikan beda nyata (pada α = 5%) terhadap kadar air, daya serap minyak, kelarutan pada suhu dan pH yang berbeda. Waktu perendaman memberikan beda nyata terhadap swelling power pada pH yang berbeda

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology : Food Technology Study Program" not defined]
Uncontrolled Keywords: kacang koro pedang (canavalia ensiformis), tepung koro pedang, sifat fungsional tepung.
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 02 Jun 2017 01:37
Last Modified: 02 Jun 2017 01:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/10880

Actions (login required)

View Item View Item