Pengaruh penambahan tepung bekatul terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik kerupuk udang

Krestantini, Melisa (2012) Pengaruh penambahan tepung bekatul terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik kerupuk udang. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (21kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (92kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (13kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (330kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (56kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kerupuk adalah makanan ringan yang dibuat dari tapioka dengan atau tanpa penambahan bahan makanan yang diizinkan. Kerupuk merupakan produk yang masih kurang dalam asupan serat. Di dalam penelitian ini, dilakukan penambahan asupan serat dengan mempergunakan bekatul. Bekatul yang digunakan adalah bekatul yang sudah diproses produksi Dr. Liem. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal, yaitu penambahan tepung bekatul yang terdiri atas lima level, yaitu 0%, 2%, 4%, 6%, dan 8%. Masing-masing level perlakuan diulang sebanyak lima kali. Parameter yang diuji adalah kadar air, kadar protein, kadar serat kasar, daya patah, volume pengembangan dan daya serap minyak serta pengujian organoleptik meliputi kesukaan terhadap warna, rasa dan kerenyahan kerupuk. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan ANOVA p ada α = 5 %. Jika terdapat perbedaan, pengujian dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada α = 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung bekatul berpengaruh nyata terhadap kadar air kerupuk mentah (9,41%-11,09%) dan matang (3,48%-4,28%), daya pengembangan (303,24%-570,15%), daya patah (331,0600 g-1311,8167 g), daya serap minyak (5,24%-7,84%), dan sifat sensoris kerupuk udang yang meliputi warna (3,0875-5,6), rasa (3,1-5,35), dan kerenyahan (3,975-5,2). Semakin tinggi penambahan tepung bekatul, semakin rendah kadar air kerupuk mentah, volume pengembangan, daya serap minyak, serta nilai kesukaan panelis terhadap warna, serta semakin tinggi daya patah, kadar air kerupuk matang, protein serta kadar serat kasar. Perlakuan terbaik berdasarkan uji organoleptik adalah kerupuk dengan penambahan 2%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology : Food Technology Study Program" not defined]
Uncontrolled Keywords: tepung bekatul, kerupuk udang
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 02 Jun 2017 01:37
Last Modified: 02 Jun 2017 01:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/10881

Actions (login required)

View Item View Item