Pengaruh penambahan air pada media biji durian varietas manalagi terhadap pertumbuhan dan produksi pigmen oleh Monascus sp. KJR2

Hendrawan, Bobby (2011) Pengaruh penambahan air pada media biji durian varietas manalagi terhadap pertumbuhan dan produksi pigmen oleh Monascus sp. KJR2. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (46kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (171kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAb 6.pdf

Download (97kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Monascus sp. merupakan kapang yang dapat menghasilkan pigmen dan berfungsi sebagai pewarna alami. Biji durian manalagi memiliki kandungan protein 3,40%; kadar abu 1,58%; kadar lemak 2,63%; kadar air 54,09%; dan pati 18,92%. Biji durian manalagi memiliki tingkat produksi yang tinggi, tetapi masih sedikit pemanfaatannya. Produksi pigmen oleh Monascus dipengaruhi oleh kadar air media. Menurut penelitian terdahulu dengan kadar air 45%; 57,5%; dan 70% pada media beras, semakin tinggi kadar air media, semakin tinggi produksi pigmen. Namun, kadar air yang terlalu tinggi (≥80%) mengakibatkan produksi pigmen terhambat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kadar air optimal bagi pertumbuhan dan produksi pigmen oleh Monascus serta meningkatkan pemanfaatan biji durian manalagi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan perlakuan yaitu perbedaan jumlah penambahan air per 50 g media biji durian. Kadar air tiap perlakuan adalah P1 (58,84%); P2 (59,84%); P3 (60,84%); P4 (61,84%). Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Pengujian yang dilakukan meliputi analisa kualitatif pertumbuhan Monascus dan pigmen, pengukuran kadar pigmen larut etanol, kadar pigmen larut air dan analisa total kapang. Data selanjutnya dianalisa menggunakan analisis varians (ANAVA) pada α = 5%. Apabila hasil uji ANAVA menunjukkan adanya pengaruh nyata, dilanjutkan dengan Uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada α = 5% untuk mengetahui taraf perlakuan yang memberikan perbedaan nyata. Data yang diperoleh menunjukkan penambahan air tidak berpengaruh nyata pada produksi pigmen larut etanol dan ALT yang berkisar antara 6,5280-6,7467 log cfu/g. Penambahan air berpengaruh nyata pada produksi pigmen larut air dimana peningkatan terjadi hingga kadar air 59,84% dan menurun mulai kadar air 60,84%. Kadar air 59,84% dengan pelarut air menghasilkan pigmen kuning, oranye, dan merah tertinggi dengan kadar 11,167 AU/g; 8,517 AU/g; dan 8,108 AU/g.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Monascus, Biji durian manalagi, Penambahan air
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 05 Jun 2017 05:47
Last Modified: 01 Aug 2017 08:04
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/10923

Actions (login required)

View Item View Item