Pengaruh senam otak (brain gym) terhadap tingkat depresi pada Lanjut Usia di Panti Werdha Griya Usia Lanjut St. Yosef Surabaya

Sari, Agnesa Fiqyta (2017) Pengaruh senam otak (brain gym) terhadap tingkat depresi pada Lanjut Usia di Panti Werdha Griya Usia Lanjut St. Yosef Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (699kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (403kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB)
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7 DAN DAPUS.pdf

Download (183kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Lanjut usia banyak yang mengalami depresi diakibatkan karena proses penuaan. Dampak depresi pada lansia menyebabkan kualitas hidup yang buruk dan meningkatkan fenomena bunuh diri. Salah satu terapi untuk mengurangi depresi adalah senam otak (brain gym). Tujuan penelitian ini menjelaskan pengaruh senam otak (brain gym) terhadap tingkat depresi pada lanjut usia. Desain penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design dengan pendekatan one grup pre test-post test. Variebel independen senam otak (brain gym) sedangkan variabel dependen adalah tingkat depresi. Populasinya semua lansia di Panti Werdha Griya Usia Lanjut St.Yosef Surabaya. Sampel dipilih dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi adanya suspek depresi, sadar penuh, dan kooperatif, jumlah sampel 26 responden. Alat ukur untuk tingkat depresi adalah MADRS (Montgomey Asberg Rating Scale). Uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian 1) sebelum melakukan senam otak (brain gym) 77% depresi ringan, 23% depresi sedang, 2) setelah melakukan senam otak (brain gym) 77% tidak depresi, 23% depresi ringan 3) hasil uji hipotesis adanya pengaruh yang signifikan pada senam otak (brain gym) terhadap tingkat depresi pada lansia. Brain Gym dapat mengaktifkan neocortex dan saraf parasimpatis untuk mengurangi peningkatan hormon adrenalin dalam tubuh yang dapat meredakan ketegangan psikis maupun ketegangan fisik, sehingga jiwa dan tubuh menjadi relaks dan seimbang sehingga depresi dapat berkurang. Senam otak (brain gym) dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologi dalam menurunkan tingkat depresi pada lanjut usia. Senam otak dapat dilakukan secara terus menerus agar tidak terjadi depresi sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup lansia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Senam Otak (Brain Gym), Tingkat Depresi, Lansia
Subjects: Nursing Science
Divisions: Faculty of Nursing > Nursing Science Study Program
Depositing User: Agnesa Fiqyta Sari
Date Deposited: 16 Jun 2017 03:58
Last Modified: 20 Nov 2017 08:44
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/11060

Actions (login required)

View Item View Item