Konsep persona menurut Driyarkara.

Gunawan, Samuel Sonny (2017) Konsep persona menurut Driyarkara. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (124kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II .pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[img]
Preview
Text (BAB 4)
BAB IV.pdf

Download (161kB) | Preview

Abstract

Karya tulis ini adalah hasil pengkajian dan penelitian atas pemikiran Prof. Dr. Nicolaus Driyarkara tentang persona. Pokok pembahasan dari karya tulis ini adalah konsep persona dalam pemikiran Driyarakara. Tujuan pertama dari penulisan ini mendalami dan memahami konsep persona menurut Driyarkara. Untuk melengkapi kajian ini, penulis melakukan studi pustaka sebagai metode penelitian. Dari hasil pembelajaran tersebut, penulis ingin memaparkan pemikiran-pemikiran Driyarkara hingga sampai pada konsep persona yang beliau jabarkan. Driyarkara melihat manusia sebagai persona. Pemikiran utama dari Driyarkara tentang persona manusia adalah paham tentang kesadaran manusia sebagai subjek yang berada di dalam dunia. Ia menunjukkan bahwa manusia sebagai persona berada dalam dirinya sendiri dan tidak bisa lepas dari dirinya. Driyarkara mulai menjabarkan konsep persona dengan melihat pemahaman manusia dari perspektif objek menuju manusia sebagai subjek. Hubungan intersubjektif menjadi salah satu ciri khas dari pemikiran Driyarkara. Ketika persona berjumpa dengan persona lain, hal itu berarti bahwa yang ada adalah hubungan antara “aku” subjek dengan “engkau” yang juga adalah subjek. Komunikasi menjadi dasar untuk mencapai intersubjektivitas, karena tanpa komunikasi, jelas tidak terjalin hubungan antara subjek yang satu dengan subjek yang lain. Dalam pemikiran Driyarkara, juga dijelaskan persona yang memahami dirinya lewat tindakan. Konsep persona bagi Driyarkara tidak terlepas dari tiga kaitan yang dialami oleh manusia, yaitu manusia dengan dirinya, manusia dengan sesama dan manusia dengan Tuhan. Dari ketiga kaitan ini, nampak bahwa persona selalu mengalami interaksi. Bagi Driyarkara, interaksi menjadi penting karena membangun sebuah hubungan. Sekali lagi, persona tidak dapat hidup sendirian. Persona membutuhkan subjek yang lain untuk membentuknya menjadi penuh dan utuh. Dalam pemikiran Driyarkara ini, dapat dilihat bahwa persona memiliki hubungan yang terjalin antar satu persona dengan persona yang lain yang didasarkan oleh kesadaran untuk berdaulat dan merdeka. Lewat pemikirannya inilah, Driyarkara ingin mengembalikan konsep manusia menjadi satu kesatuan yang utuh. Persona juga dapat mengungkapkkan keunikan manusia. Manusia dengan keunikan dan kekhasannya yang dimiliki ini sebenarnya mengungkapkan dirinya secara nyata di tengah masyarakat. Keunggulan manusia dengan segala keutuhan dan keintegralannya ini yang mau diperjuangkan oleh Driyarkara.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Persona, subjek, objek, kesadaran, intersubjektivitas, tindakan, kebersama.
Subjects: Philosophy
Divisions: Faculty of Philosophy > Philosophy Science Study Program
Depositing User: Samuel Sonny Gunawan
Date Deposited: 19 Jun 2017 08:04
Last Modified: 03 Aug 2017 08:18
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/11094

Actions (login required)

View Item View Item