Pengaruh perendaman dan fermentasi terhadap penurunan kadar kalsium oksalat pada talas kimpul (Xanthosoma sagitifolium) menggunakan inokulum tempe

Hartatik, Putri Dewi (2017) Pengaruh perendaman dan fermentasi terhadap penurunan kadar kalsium oksalat pada talas kimpul (Xanthosoma sagitifolium) menggunakan inokulum tempe. Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium). Faculty of Engineering, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
COVER.pdf

Download (687kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (157kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (371kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (172kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (198kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (519kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (576kB)

Abstract

Kebutuhan pangan di Indonesia terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Salah satu bahan pangan yang memiliki tingkat konsumsi yang cukup tinggi dan terus mengalami peningkatan adalah beras. Namun ketersediaan beras di Indonesia belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sehingga pemerintah melakukan impor beras. Untuk menekan ketergantungan pada impor beras, maka perlu dilakukan upaya pemanfaatan bahan pangan lain sebagai sumber karbohidrat cadangan yaitu talas kimpul (Xanthosoma sagitifolium). Talas belitung atau talas kimpul merupakan jenis talas yang pemanfaatannya masih sangat terbatas. Hal tersebut terjadi karena bagi beberapa orang kandungan kalsium oksalat dalam talas kimpul dapat menyebabkan rasa gatal, sensasi terbakar dan iritasi pada kulit, mulut, tenggorokan dan saluran cerna saat dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan kandungan kalsium oksalat dalam talas kimpul melalui proses perendaman dengan larutan garam dan fermentasi menggunakan inokulum tempe. Proses pertama yang dilakukan adalah perendaman larutan garam dengan variasi jumlah perendaman kemudian dilakukan uji kandungan kalsium oksalat. Proses kedua yang dilakukan adalah fermentasi menggunakan inokulum tempe dengan variasi waktu fermentasi kemudian dilakukan uji kandungan kalsium oksalat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses perendaman dengan dua kali perendaman menghasilkan penurunan kadar kalsium oksalat paling besar daripada proses fermentasi yaitu sebesar 91,64%.

Item Type: Monograph (Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium))
Uncontrolled Keywords: Kalsium Oksalat, Perendaman, Fermentasi,Talas Kimpul
Subjects: Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Putri Dewi Hartatik
Date Deposited: 09 Nov 2017 05:14
Last Modified: 09 Nov 2017 05:14
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/11172

Actions (login required)

View Item View Item