Pengaruh pemberian senyawa asam 2-(4-(klorometil)benzoiloksi)benzoat terhadap efek ulserogenik dan histopatologi lambung tikus wistar

Savitri, Ni Made Riadika (2017) Pengaruh pemberian senyawa asam 2-(4-(klorometil)benzoiloksi)benzoat terhadap efek ulserogenik dan histopatologi lambung tikus wistar. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (650kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (185kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (900kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (481kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (255kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (493kB) | Request a copy

Abstract

Asam asetilsalisilat merupakan golongan AINS (Anti Inflamasi Non Steroid) non-selektif enzim COX-2 yang dapat menghambat kerja enzim siklooksigenase, melalui penghambatan secara langsung biosintesis prostaglandin dan tromboksan dari asam arakidonat. Pada penelitian terdahulu telah dilakukan sintesis terhadap senyawa asam 2-(4-(klorometil)benzoiloksi)benzoat yang berpotensi sebagai analgesik. Penelitian lanjutan ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan jangka panjang dari senyawa asam 2-(4-(klorometil)benzoiloksi)benzoat terhadap efek ulserogenik dan histopatologi lambung tikus wistar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ulserogenik senyawa asam 2-(4-(klorometil)benzoiloksi)benzoat pada lambung tikus wistar jantan dan betina, serta senyawa asam asetilsalisilat sebagai pembanding. Parameter yang diamati meliputi pengamatan makroskopis dan mikroskopis lambung tikus wistar. Kelompok percobaan dibagi tiga kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (PGA 1%), kelompok kontrol positif (asam asetilsalisilat 9mg/200gBB) dan kelompok uji senyawa asam 2-(4-(klorometil)benzoiloksi)benzoat. Senyawa diberikan secara per oral dengan dosis 9mg/200gBB. Kemudian hewan coba diberikan perlakuan selama7 hari. Pada hari ke-8 hewan coba dilakukan pembedahan untuk mengamati lambung tikus secara makroskopis dan mikroskopis setelah pemberian senyawa asam 2-(4-(klorometil)benzoiloksi)benzoat. Hasil uji ulserogenik secara makroskopis dan mikroskopis menunjukkan tingkat keparahan tukak pada asam 2-(4-klorometil)benzoiloksi)benzoat lebih rendah dibanding senyawa asam asetilsalisilat. Kesimpulan yang didapat pemberian senyawa asam 2-(4-klorometil)benzoiloksi)benzoat memberikan pengaruh tingkat keparahan tukak lebih rendah dibandingkan senyawa asam asetilsalisilat pada lambung tikus wistar secara makroskopis dan mikroskopis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: asam 2-(4-(klorometil)benzoiloksi)benzoat, asam asetilsalisilat, uji ulserogenik, lambung, makroskopis, mikroskopis
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 25 not found.
Date Deposited: 20 Jul 2017 07:01
Last Modified: 25 Jul 2018 07:34
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/11340

Actions (login required)

View Item View Item