Pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian menurut Permenkes nomor 35 tahun 2014 pada apotek mandiri di wilayah Surabaya Barat

Konstantia, Karolina Srikandi (2017) Pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian menurut Permenkes nomor 35 tahun 2014 pada apotek mandiri di wilayah Surabaya Barat. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (158kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (234kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (937kB) | Request a copy

Abstract

Apotek mandiri adalah suatu apotek yang Apoteker Pengelola Apotek (APA) sekaligus merupakan pemilik sarana apotek tersebut, dan memiliki ciri khasnya sendiri. Jumlah penduduk yang banyak di daerah Surabaya Barat, penyebaran apotek yang tidak merata, jumlah apotek mandiri yang sedikit dibandingkan apotek PSA dan apotek jaringan tentunya memiliki tantangan dalam menerapkan pelayanan kefarmasian sesuai peraturan yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian pada apotek mandiri di wilayah Surabaya Barat sudah memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Metode penelitian adalah survey, menggunakan kuesioner. Responden dalam penelitian adalah APA pada apotek mandiri di wilayah Surabaya Barat, yang diminta kesediannya untuk mengisi kuesioner yang terdiri dari tiga parameter yaitu manajerial, pelayanan farmasi klinik dan sumber daya kefarmasian, dengan jumlah 39 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan pada parameter manejerial diperoleh hasil persentase rata-rata 77,79%, yang termasuk dalam kriteria baik, pada parameter pelayanan farmasi klinik diperoleh hasil persentase rata-rata 75,49%, yang termasuk dalam kriteria baik, dan pada parameter sumber daya kefarmasian termasuk dalam kriteria baik dengan persentase rata-rata 75,00%. Dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian pada apotek-apotek mandiri di wilayah Surabaya Barat sudah memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 35 tahun 2014 dengan persentase 76,09% yang termasuk kriteria baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Standar Pelayanan Kefarmasian, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 35 tahun 2014, Apotek Mandiri, Apoteker Pengelola Apotek, Surabaya Barat
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Karolina Srikandi Konstantia
Date Deposited: 21 Jul 2017 02:59
Last Modified: 21 Jul 2017 02:59
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/11453

Actions (login required)

View Item View Item