Laporan Kerja Praktek di P.T. Unilever Indonesia Tbk. 11 Juli -13 Agustus 2007

Budyanto, Sukamto (2007) Laporan Kerja Praktek di P.T. Unilever Indonesia Tbk. 11 Juli -13 Agustus 2007. Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker). Faculty of Engineering. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (289kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (156kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (775kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB)
[img] Text (BAB 6)
Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB)
[img] Text (BAB 7)
Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (408kB)
[img] Text (BAB 8)
Bab 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
Bab 9.pdf

Download (740kB) | Preview

Abstract

Unilever merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia yang memproduksi barang-barang kebutuhan sehari-hari. Anak perusahaan Unilever di Indonesia adalah PT Unilever Indonesia Tbk yang berada di kawasan Cikarang, Bekasi dan Rungkut, Surabaya. Pabrik Unilever di Rungkut terdiri dari Personal Wash Factory (PW) yang memproduksi sabun padat dan Personal Care Factory (PC) yang memproduksi produk perawatan tubuh seperti pasta gigi dan produk kosmetika. Laporan kerja praktek ini membahas mengenai proses produksi sabun padat di PW Factory. Proses produksi ini diawali di unit Blending yang mencampur ketiga jenis minyak sebagai bahan baku utama, yaitu RED Palm oil, Coconut Oil, dan RED Palm Oil Stearin dengan komposisi tertentu. Campuran minyak ini kemudian dialirkan ke unit Continous Soap Making untuk direaksikan dengan NaOH sehingga menghasilkan sabun dan gliserin. Sabun diekstraksi dengan larutan brine (NaCI 14%) sehingga sabun dan gliserin dapat terpisah. Proses ekstraksi menghasilkan fasa sabun dan fasa lye. Lye merupakan campuran yang mengandung banyak gliserin serta sedikit sabun dan NaCl. Sabun hasil ekstraksi dikeringkan dan dipadatkan di unit Drying, kemudian dicetak dan dibungkus di unit Packing. Sedangkan lye diolah di unit Lye Treatment dan unit Crude Glycerine yang memekatkan lye menjadi 80% kadar gliserin. Laporan kerja praktek ini secara khusus membahas penyebab masalah grittiness pada produk sabun akhir. Hipotesa yang ada yaitu dari bilangan iodin bahan baku minyak, overdrying, maupun dari pencampuran chip soap pada mixer. Ketiganya saling berhubungan, tidak bisa hanya menyalahkan salah satu saja. Penanggulangan yang dilakukan adalah dengan mensirkulasi kembali sabun yang telah dicetak selama 30 menit, untuk dibentuk kembali menjadi sabun padat.

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker))
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 15 not found.
Date Deposited: 25 Feb 2015 04:38
Last Modified: 25 Feb 2015 04:38
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1158

Actions (login required)

View Item View Item