Perencanaan unit pengolahan lasagna dengan kapasitas 120 kemasan @121 g per hari

Tejosaputro, Karina and Hartono, Andrew (2017) Perencanaan unit pengolahan lasagna dengan kapasitas 120 kemasan @121 g per hari. Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif). Widya Mandala Catholic University Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK PUPP ANDREW-KARINA.pdf

Download (8MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
PDF BAB I.pdf

Download (159kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
PDF BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (334kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
PDF BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (53kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
PDF BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
PDF BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI)
PDF BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VII)
PDF BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VIII)
PDF BAB VIII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB IX)
BAB IX DAPUS PUPP ANDREW-KARINA.pdf

Download (138kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN ANDREW-KARINA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Lasagna merupakan makanan yang berasal dari Italia yang terbuat dari lembaran pasta yang disusun ke atas, lalu diberi saus daging di antaranya dan ditaburi dengan keju mozzarella di atasnya. Tahapan pembuatan lasagna ini tergolong cukup sederhana sehingga persentase kegagalan dalam pembuatannya relatif kecil. Bahan baku, bahan pembantu, serta bahan pengemas untuk produksi lasagna juga cukup mudah didapatkan. Lasagna biasanya hanya dijual di restoran dan kafe. Penjualan lasagna di luar restoran dan kafe yang dilakukan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga masih relatif jarang ditemukan di Surabaya. Berdasarkan survei yang telah dilakukan, 84% responden menyukai lasagna. Lasagna yang diproduksi dikemas dalam kemasan aluminium foil serta plastik mika dan diberi merek “deLasagna”. Kapasitas produksi yang direncanakan adalah 120 kemasan per hari. Usaha produksi lasagna direncanakan untuk didirikan di Jl. Petemon Sidomulyo 4/56, Surabaya, Jawa Timur dengan dua orang karyawan. Laju pengembalian modal atau Rate of Return (ROR) setelah pajak sebesar 279% yang lebih besar dari MARR (Minimum Attractive Rate of Return) 12,26% dengan waktu pengembalian modal atau Pay Out Time (POT) sesudah pajak 4,19 bulan. Titik impas atau Break Even Point (BEP) sebesar 43,44% dari kapasitas produksi total per tahun.

Item Type: Monograph (Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif))
Uncontrolled Keywords: lasagna, perencanaan unit pengolahan
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Andrew Hartono
Date Deposited: 27 Jul 2017 02:35
Last Modified: 17 Jan 2018 08:07
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/11645

Actions (login required)

View Item View Item