Pengering kerupuk tenaga gas LPG

Christanto, Fandri (2017) Pengering kerupuk tenaga gas LPG. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (703kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (86kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (465kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (749kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (83kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB)

Abstract

Kerupuk merupakan makanan ringan khas Indonesia yang banyak digemari oleh seluruh masyarakat. Dalam proses pembuatan kerupuk dibutuhkan proses pengeringan. Pengeringan pada dasarnya merupakan usaha untuk mengurangi kandungan air yang ada pada obyek yang dikeringkan. Metode yang bisa digunakan untuk mengeluarkan kandungan air tersebut adalah proses penguapan. Metode ini dapat berlangsung apabila obyek yang dikeringkan diberi panas. Metode penguapan yang masih digunakan hingga saat ini adalah cara konvensional yaitu dengan menggunakan sinar matahari. Namun, jika tidak ada sinar matahari atau bahkan musim penghujan tiba akan mempengaruhi kualitas kerupuk itu sendiri. Pada skripsi ini akan dibuat sebuah sistem pengering dengan tenaga gas LPG. Sistem ini terdiri dari sebuah sensor DHT22 sebagai input untuk membaca nilai suhu dan nilai kelembaban udara. Mikrokontroler arduino sebagai pemroses utama yang akan mengolah input dari sensor suhu dan kelembaban (DHT22). Output berupa Sebuah blower yang digunakan untuk mendorong udara panas masuk ke dalam ruang dan motor stepper untuk membuka/tutup kran aliran gas. LPG digunakan sebagai sumber energi atau bahan bakar. Untuk mempermudah pengguna dalam mengoperasikannya, pada alat ini memiliki tombol start/stop yang digunakan untuk menyalakan atau mematikan alat tersebut. Display LCD digunakan sebagai indikator untuk menampilkan nilai suhu dan kelembaban selama alat berjalan. Alat akan berhenti secara otomatis apabila kerupuk sudah kering dan buzzer akan berbunyi apabila kerupuk telah kering. Hasil pengujian dari skripsi ini, menunjukkan bahwa alat dapat off secara otomatis ketika ruang pengering memiliki nilai kelembaban 15%. Setelah diujikan secara keseluruhan, alat pengering mampu mengeringkan kerupuk selama 137 menit. Konsumsi daya alat sebesar 10W saat kondisi standby dan 71,5W saat kondisi beroperasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pengering, Kerupuk, Mikrokontroler arduino
Subjects: Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Fandri Christanto
Date Deposited: 01 Aug 2017 01:55
Last Modified: 01 Aug 2017 01:55
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/11669

Actions (login required)

View Item View Item