Pengaruh penambahan air perasan lemon terhadap aktivitas antidiabetik minuman beluntas (Pluchea indica less) lemon

Wulandari, Tria Aprilia (2017) Pengaruh penambahan air perasan lemon terhadap aktivitas antidiabetik minuman beluntas (Pluchea indica less) lemon. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (89kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (217kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (885kB)

Abstract

Beluntas (Pluchea indica Less.) telah dikenal masyarakat Indonesia sebagai lalapan dan obat tradisional. Daun beluntas memiliki senyawa fitokimia, salah satunya senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antidiabetik. Pemanfaatan daun beluntas menjadi bentuk minuman dalam kantong teh adalah cara penyajian yang lebih cepat. Peningkatan aktivitas antidiabetik dalam menghambat enzim α-amilase dan α-glukosidase, dengan cara menambahkan suatu bahan yaitu lemon. Lemon merupakan buah yang memiliki senyawa khususnya flavonoid dan fenolik yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai konsentrasi air perasan lemon terhadap aktivitas antidiabetik dalam menghambat enzim α-amilase dan enzim α-glukosidase pada minuman beluntas lemon. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor meliputi penambahan air perasan lemon yang terdiri dari enam taraf perlakuan: 0, 1, 2, 3, 4, dan 5 % (v/v). Parameter utama yang dilakukan yaitu aktivitas antidiabetik melalui analisa aktivitas penghambatan enzim α-amilase dan α-glukosidase. Parameter tersebut didukung dengan pengujian identifikasi fitokimia (alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tanin, dan kardiak glikosida), kadar air, total fenol, dan total flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penambahan konsentrasi air perasan lemon terhadap aktivitas antidiabetik (enzim α-amilase dan α-glukosidase). Kemampuan penghambatan enzim α-amilase paling tinggi pada konsentrasi 1%, yaitu sebesar -26,51± 4,55% dan kemampuannya dalam menghambat enzim α- glukosidase pada konsentrasi 5% sebesar -69,64 ± 7,14% dengan total fenol sebesar 90,00± 5,72 mg GAE/L, total flavonoid sebesar -36,25 ± 7,63 mg CE/L, dan kandungan senyawa fitokimia pada minuman beluntas lemon meliputi alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tanin, dan kardiak glikosida.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Techonology:Food Technology" not defined]
Uncontrolled Keywords: beluntas, minuman, lemon, dan aktivitas penghambatan antidiabetik α-amilase dan α-glukosidase
Subjects: Agriculture and Food Technology > Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Tria Aprilia Wulandari
Date Deposited: 28 Jul 2017 06:28
Last Modified: 28 Jul 2017 06:28
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/11816

Actions (login required)

View Item View Item