Pengaruh perbedaan kelompok level daun terhadap warna dan sifat organoleptik air seduhan daun kelor (Moringa Oleifera L)

Sari, Damayanti Galuh (2017) Pengaruh perbedaan kelompok level daun terhadap warna dan sifat organoleptik air seduhan daun kelor (Moringa Oleifera L). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrakkkkkkkk.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
BAB 1.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text (Bab 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text (Bab 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] Text (Bab 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (372kB)
[img]
Preview
Text (Bab 5)
BAB 5.pdf

Download (134kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)

Abstract

Moringa oleifera Lam dikenal dengan nama tanaman kelor. Daun kelor memiliki kandungan senyawa fitokimia, seperti sitosterol, glukopiranosida, asam askorbat, flavonoid, fenolik, dan karotenoid, yang mempunyai aktivitas antibakteri dan antioksidan. Moringa oleifera Lam memiliki 46 senyawa antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas, serta mengandung 18 asam amino (8 diantaranya esensial) yang dibutuhkan tubuh untuk membangun sel-sel baru, 36 senyawa anti inflamasi, serta 90 nutrisi alami seperti vitamin dan mineral. Tanaman kelor selama ini telah dikenal sebagai tanaman multi guna, padat nutrisi dan berkhasiat obat. Daun kelor hanya dijadikan sebagai sayur dan obat tradisional, pada daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai minuman seduhan yang praktis, dengan cara mengeringkan dan dibuat bubuk daun kelor lalu dikemas dengan kantong teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan kelompok daun kelor terhadap warna dan sifat organoleptik. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan kelompok 1 (daun kelor level 1-3), kelompok 2 (daun kelor level 4-6), kelompok 3 (daun kelor level < 7). Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak lima kali. Parameter yang diuji adalah sifat fisikokimia (warna) dan sifat organoleptik (rasa, warna, kekeruhan, flavor,dan keseluruhan). Nilai kecerahan berkisar antara 25,5266 – 26,7736; nilai hue berkisar antara 85,0714 – 85,8742; nilai chroma berkisar antara 12,1928 – 13,7038. Perlakuan terbaik dari hasil uji pembobotan adalah daun kelor kelompok 3 (level > 7)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Daun Kelor, minuman seduhan, kelompok daun
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Damayanti Galuh Sari
Date Deposited: 28 Jul 2017 08:20
Last Modified: 28 Jul 2017 08:20
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/11856

Actions (login required)

View Item View Item