Studi penggunaan omeprazole pada pasien sirosis hati dengan hematemesis melena rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo

Wiranata, I Made (2017) Studi penggunaan omeprazole pada pasien sirosis hati dengan hematemesis melena rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (852kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (172kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (449kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (257kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Sirosis hati adalah proses stadium akhir kerusakan sel-sel hati yang kemudian menjadi jaringan fibrosis. Selanjutnya, terjadinya distorsi struktur hepar dan adanya peningkatan vaskularisasi ke hati sehingga terjadi varises atau pelebaran pembuluh darah di bagian gastrointestinal maupun esofagus. Pada pasien dengan varises esofagus akan berisiko terjadi perdarahan karena ruptur esofagus dan mengalami hematemesis (muntah darah) dan melena (BAB hitam). Terapi yang digunakan untuk mengurangi perdarahan pada saluran cerna adalah obat tukak lambung seperti golongan H2Ras dan PPI. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan omeprazole pada pasien sirosis hati dengan hematemesis melena di Instalasi Rawat Inap RSUD Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional retrospektif pada RMK pasien. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling, periode 1 Juli 2015 sampai 31 Desember 2015. Hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah penggunaan omeprazole tunggal dengan dosis (2x40mg)i.v digunakan paling banyak oleh 22 pasien (73,3%). Penggunaan omeprazole dengan dosis (2x40mg)i.v dikombinasi dengan obat tukak lambung lain sebanyak 7 pasien (23,3%), yaitu pada omeprazole dengan ranitidin sebanyak 6 pasien, omeprazole dengan antasida (p.o) sebanyak 1 pasien. Penggunaan omeprazole dengan dosis 2x40mg diganti dengan ranitidin 2x25mg/ml sebanyak 1 pasien (3,3%). Penggunaan omeprazole yang diberikan pada pasien sirosis hati dengan hematemesis melena di Instalasi Rawat Inap RSUD Kabupaten Sidoarjo, terkait dosis, rute, frekuensi, interval, dan lama pemberian sudah sesuai dengan guidelines yang ada dalam Formularium Nasional.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: omeprazole, sirosis hati, hematemesis melena
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: I Made Wiranata
Date Deposited: 11 Dec 2017 08:20
Last Modified: 11 Dec 2017 08:20
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/12207

Actions (login required)

View Item View Item