Perencanaan unit pengawasan mutu pada pabrik pengolahan glukosa cair dengan bahan baku tapioka 10 ton/hari.

Listiarini, Olivia (2015) Perencanaan unit pengawasan mutu pada pabrik pengolahan glukosa cair dengan bahan baku tapioka 10 ton/hari. Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif). Widya Mandala Catholic University Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (780kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (12kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (180kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (62kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
BAB 9.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (809kB)

Abstract

Glukosa cair adalah cairan kental dan jernih dengan komponen utama glukosa diperoleh dari hidrolisa pati dengan cara kimia atau enzimatik. Glukosa cair yang baik memiliki rasa yang manis, tidak berbau, dan tidak berwarna. Glukosa cair harus memiliki kadar air maksimal 20%. Bila kadar air glukosa cair meningkat maka akan menyebabkan umur simpannya menjadi lebih pendek, karena itu unit pengawasan mutu dibutuhkan untuk menghasilkan produk yang konsisten sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan dapat diterima oleh konsumen. Unit pengawasan mutu direncanakan pada pabrik glukosa cair dengan bahan baku tapioka 10 Ton/Hari. Pengawasan mutu dilakukan terhadap bahan baku yang digunakan, proses produksi, serta produk akhir yang dihasilkan. Ada dua aspek yang menentukan kelayakan suatu unit pengawasan mutu, yaitu aspek teknis dan aspek ekonomis. Aspek teknis meliputi Sumber Daya Manusia, prosedur dan pelaksanaan kegiatan pengawasan mutu, serta sarana dan prasarana yang digunakan. Seluruh hasil pengujian tersebut dicatat dalam lembar check sheet. Dari segi ekonomis, unit pengawasan mutu dikatakan layak apabila tidak melebihi 4% dari total biaya produksi. Perencanaan unit pengawasan mutu pabrik glukosa cair dengan bahan baku tapioka 10 Ton/Hari. dapat dikatakan layak secara teknis karena didukung sumber daya manusia yang memenuhi persyaratan, metode pengujian yang akurat dan valid serta metode sampling dan jumlah sampel yang diambil sesuai dengan standar. Lokasi laboratorium yang strategis sehingga kegiatan pengawasan mutu dapat berlangsung secara efektif dan efisien, serta tersedianya peralatan, bahan kimia, dan utilitas dalam jumlah dan kondisi yang memadai juga turut mendukung kelayakan unit pengawasan mutu pabrik secara teknis.Unit pengawasan mutu pabrik glukosa cair yang direncanakan juga dapat dikatakan layak secara ekonomis karena biaya pengawasan mutu per jirigen glukosa cair adalah Rp 2930,52 dengan persentase sebesar 1,82% dari total biaya produksi.

Item Type: Monograph (Technical Report (Perencanaan Unit Pengolahan Pangan, Makalah Komprehensif))
Uncontrolled Keywords: glukosa cair, pengawasan mutu
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 16 Aug 2017 08:48
Last Modified: 16 Aug 2017 08:48
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/12229

Actions (login required)

View Item View Item