Pengaruh proporsi tepung labu kuning dan tepung terigu terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik cake kukus

Wibowo, Andreas Juan Sava (2011) Pengaruh proporsi tepung labu kuning dan tepung terigu terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik cake kukus. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (80kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (221kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (89kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB)

Abstract

Labu kuning kaya akan β-karoten, gula, dan serat. Upaya diversifikasi pengolahan labu kuning adalah tepung labu kuning. Tepung labu kuning dapat dimanfaatkan dalam pembuatan cake kukus sebagai bahan pensubstitusi tepung terigu. Penggunaan tepung labu kuning diharapkan dapat meningkatkan kadar β-karoten dalam cake kukus. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan proporsi tepung labu kuning dan tepung terigu yang tepat untuk menghasilkan cake kukus dengan sifat fisikokimia dan organoleptik yang dapat diterima oleh konsumen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor, yaitu faktor proporsi tepung labu kuning dan tepung terigu dengan lima level, yaitu: 0%:100%; 10%:90%; 20%:80%; 30%:70%; 40%:60%, yang diulang sebanyak lima kali. Parameter pengujian meliputi volume spesifik, firmness, dan organoleptik kesukaan warna, kemudahan digigit, moistness, dan rasa. Data dianalisis dengan ANOVA (Analysis of Variance) pada α = 5% untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh proporsi tepung labu kuning dan tepung terigu terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik cake kukus. Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan's Multiple Range Test) pada α = 5%. Penentuan perlakuan terbaik dilakukan dengan uji pembobotan. Cake kukus dengan perlakuan terbaik diuji kadar β-karoten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan proporsi tepung labu kuning : tepung terigu memberikan pengaruh nyata (α = 5%) terhadap volume spesifik, firmness, dan tingkat kesukaan terhadap warna, kemudahan digigit, moistness, dan rasa. Semakin besar proporsi tepung labu kuning, semakin kecil nilai volume spesifik, firmness, dan kesukaan warna cake, namun semakin besar nilai kesukaan kemudahan digigit, moistness, dan rasa cake. Proporsi tepung labu kuning : tepung terigu 20%:80% merupakan perlakuan terbaik dengan kadar β-karoten sebesar 8,569 µg β- karoten/g cake kukus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology" not defined]
Uncontrolled Keywords: cake kukus, tepung labu kuning
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 21 Aug 2017 08:08
Last Modified: 21 Aug 2017 08:08
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/12395

Actions (login required)

View Item View Item