Studi penggunaan furosemid pada pasien gagal jantung di RSUD Kabupaten Sidoarjo

Kartikasari, Kiki Yulia (2017) Studi penggunaan furosemid pada pasien gagal jantung di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (595kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (172kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (345kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (117kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (237kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (264kB)

Abstract

Gagal jantung adalah suatu keadaan keadaan di mana jantung tidak mampu memompa darah untuk mencukupi kebutuhan jaringan melakukan metabolisme dalam tubuh. Gagal jantung merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Salah satu penyebab Gagal Jantung adalah hipertensi. Sindroma klinis pasien gagal jantung yaitu nafas pendek, retensi cairan dan gangguan struktur atau fungsi jantung saat istirahat. Furosemid diberikan untuk mengatasi gagal jantung akut yang disertai kelebihan cairan yang bermanifestasi sebagai edema perifer. Furosemid merupakan derivat asam antranilat yang biasanya digunakan untuk terapi pada pasien dengan kondisi hipervolemik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola penggunaan terapi furosemid pada pasien Gagal Jantung di RSUD Kabupaten Sidoarjo mengenai regimentasi dosis, lama pemberian, dan rute pemberian. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif pada pasien gagal jantung periode juni 2016 sampai dengan september 2016. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat 25 kasus pasien gagal jantung yang mendapat terapi furosemide. Penggunaan furosemid secara tunggal didapatkan 15 pasien (60%) dan furosemid kombinasi didapatkan 10 pasien (40%). Penggunaan furosemide terkait jenis, dosis, frekuensi, dan rute paling banyak adalah furosemide (3x 20mg) IV didapatkan 12 pasien (48%) dengan spironolakton (1x25 mg) PO didapatkan 10 pasien (40%).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: furosemid, gagal jantung, hipertensi, rawat inap
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 4769 not found.
Date Deposited: 07 Sep 2017 01:37
Last Modified: 07 Sep 2017 01:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/12451

Actions (login required)

View Item View Item