Hubungan umur ibu melahirkan, jarak kelahiran, dan berat bayi lahir rendah terhadap angka kematian Neonatal di rumah sakit PHC Surabaya tahun 2013

Efendi, Albert (2014) Hubungan umur ibu melahirkan, jarak kelahiran, dan berat bayi lahir rendah terhadap angka kematian Neonatal di rumah sakit PHC Surabaya tahun 2013. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Asbtrak.pdf

Download (592kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (57kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (114kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (121kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (68kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (837kB) | Preview

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia saat ini masih sangat tinggi yaitu 32 per 1000 kelahiran hidup. Angka tersebut masih jauh dari target MDGs yaitu 23 per 1000 kelahiran hidup. Angka Kematian Bayi merupakan salah satu indikator untuk menilai keberhasilan pembangunan kesehatan negara. Menurut WHO Angka Kematian Bayi sangat memprihatinkan yang disebut fenomena 2/3, sehingga bayi yang banyak meninggal adalah bayi yang berumur 0-7 hari (neonatal dini). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur ibu melahirkan, jarak kelahiran, dan berat bayi lahir rendah terhadap Angka Kematian Neonatal (AKN) di Rumah Sakit PHC Surabaya Tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah retrospektif, dengan desain studi kohort. Sampel penelitian ini adalah seluruh neonatal yang dirawat di Rumah Sakit PHC Surabaya tahun 2013 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder Rumah Sakit PHC Surabaya Tahun 2013, dan teknik pengambilan data secara Total Sampling. Analisis data dilakukan dengan cara univariat, bivariat dengan Contingency Coefficient test dan dilakukan analisis secara deskriptif, disajikan dalam bentuk narasi. Hasil dari penelitian ini adalah umur ibu (RR = 4,870; p = 0,010), berat bayi lahir rendah (RR = 12,698; p = 0,000), jarak kelahiran (p = 0,181). Ibu yang berumur lebih dari 35 tahun mempunyai risiko neonatus mati sebesar 4.87 kali dibandingkan dengan ibu yang berumur antara 20 sampai dengan 35 tahun. bayi dengan berat badan kurang dari 2500 gram mempunyai risiko mati sebesar 12.698 kali dibandingkan dengan bayi dengan berat badan lebih sama dengan 2500 gram. Sehingga dapat disimpulkan faktor yang mempengaruhi kematian neonatal dalam penelitian ini adalah umur ibu dan berat bayi lahir rendah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Medicine" not defined]
Uncontrolled Keywords: Angka Kematian Neonatal, Berat Bayi Lahir Rendah, Jarak Kelahiran.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 02 Feb 2015 06:54
Last Modified: 02 Feb 2015 06:55
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1253

Actions (login required)

View Item View Item