Praktik kerja proses produksi foto jurnalistik divisi fotografer jurnalistik pada surat kabar harian Jawa Pos

Kusuma, Weilly (2014) Praktik kerja proses produksi foto jurnalistik divisi fotografer jurnalistik pada surat kabar harian Jawa Pos. Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker). Faculty of Communication Science. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (412kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (724kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (265kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (616kB)
[img]
Preview
Text (BAB 4)
Bab 4.pdf

Download (193kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (22MB)

Abstract

Media massa tradisional seperti media cetak saat ini masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari meskipun teknologi sudah maju. Media cetak merupakan media komunikasi pertama yang dikenal manusia sebagai media yang memenuhi ciri-ciri komunikasi massa (satu arah, melembaga, umum, serempak). Media massa cetak berbentuk surat kabar, tabloid, buletin, majalah. Berdasarkan kutipan teori diatas surat kabar pada jaman dahulu media komunikasi dalam artian sebagi media informasi kepada masyarakat. Pada jaman dahulu internet belum ada dan orang-orang pada jaman dahulu tidak mengerti menggunakan internet, sehingga media komunikasi yang digunakan untuk sarana informasi yaitu surat kabar. Perusahaan media cetak saat ini pun masih dibilang sebagai sarana informasi masih dipakai oleh masyarakat Indonesia, mesikpun teknologi sekarang sudah canggih. Media cetak ini bertujuan untuk kalangan orang tua yang sudah tidak mengikuti kecanggihan teknologi ataupun menggunakan gadget untuk mendapatkan informasi. Foto Jurnalistik adalah foto yang bernilai berita atau foto yang menarik bagi pembaca tertentu, dan informasi tersebut disampaikan kepada masyarakat sesingkat mungkin. Media komunikasi yang menggabungkan halaman verbal dan visual. Elemen verbal yang berupa kata-kata adalah caption. Caption berfungsi melengkapi informasi sebuah gambar karena sebuah foto tanpa keterangan dapat kehilangan makna. Proses foto jurnalistik, fotografer diharuskan meliput berita dan mengambil gambar sesuai dengan teknik-teknik serta metode-metode yang ada. Setelah medapatkan foto jurnalistik fotografer memberikan caption serta diedit terlebih dahulu, kemudian diberikan kepada redaktur. Dalam kegiatan sehari-hari fotografer jurnalistik juga selalu melihat foto-foto jurnalistik baik didalam dan diluar negeri. Hal tersebut dilakukan untuk mencari refrensi angle yang diambil oleh fotografer jurnalistik lainnya. Mencari foto-foto lepas yang lain guna nya untuk menjadikan foto berita yang dicari menjadi pembelajaran tersendiri tanpa perlu dibimbing oleh redaktur. Foto jurnalistik tidak hanya sekedar mencari foto sesuai agenda atau aturan yang telah diberikan, tetapi menjadi foto tersebut yang awalnya tidak memiliki nilai berita, menjadi nilai berita dan lihat oleh orang-orang yang membaca berita tersebut

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker))
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Communication Science" not defined]
Uncontrolled Keywords: Media Cetak, Foto Jurnalistik, Jawa Pos
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 09 Oct 2017 02:05
Last Modified: 09 Oct 2017 02:05
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/12598

Actions (login required)

View Item View Item