Faktor risiko cedera pergelangan kaki pada atlet bulutangkis di Surabaya.

Putri, Triyastika Kurnia (2014) Faktor risiko cedera pergelangan kaki pada atlet bulutangkis di Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (982kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (162kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (170kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (368kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (656kB) | Preview

Abstract

Cedera olahraga merupakan momok yang sangat menakutkan bagi seorang atlet profesional, karena atlet akan kehilangan waktu untuk berlatih dan prestasi akan menurun. Bulutangkis adalah olahraga yang bersifat individu, dan termasuk olahraga non-kontak yang memerlukan lompatan, perubahan cepat dalam arah dan gerakan lengan yang cepat dari berbagai posisi postural. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menyusun upaya pencegahan kejadian cedera pergelangan kaki pada atlet bulutangkis berdasarkan faktor risiko kejadian cedera pergelangan kaki. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik menggunakan rancangan cross sectional yang dilakukan pada 45 responden atlet bulutangkis di klub PB Hi Qua Wima Surabaya dan PB Jayaraya Suryanaga Surabaya. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan mengambil sampel dari total kasus cedera pergelangan kaki. Hasil penelitian ini diperoleh atlet akan memiliki risiko cedera apabila pernah mengalami cedera sebelumnya. Angka kejadian cedera banyak terjadi pada kelompok usia remaja awal (12- 16 tahun) dan jenis kelamin laki-laki. Indeks massa tubuh normal banyak mengalami cedera, dan sisi kaki yang dominan juga akan rentan terjadi cedera. Durasi latihan yang banyak mengalami cedera yaitu 5-7 jam/hari, dan intensitas terbanyak 6-7 hari/minggu. Terdapat fenomena baru yang mungkin menjadi faktor risiko cedera pergelangan kaki, yaitu warming-up, pengetahuan pelatih, kondisi fisik atlet, dan keadaan sosio-ekonomi atlet. Pada penelitian ini dilakukan pula analisis tabel silang durasi latihan terhadap intensitas latihan, indeks massa tubuh terhadap durasi latihan, riwayat cedera terhadap intensitas latihan, sisi kaki yang dominan digunakan terhadap durasi latihan, dan sisi kaki yang dominan digunakan terhadap intensitas latihan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Faktor Risiko Cedera Olahraga, Cedera Pergelangan Kaki, Ankle sprains, Ankle Instability.
Subjects: Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Bambang Kriscahyo
Date Deposited: 02 Feb 2015 12:51
Last Modified: 02 Feb 2015 12:51
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1264

Actions (login required)

View Item View Item