Pengaruh pemberian edukasi pada masyarakat pengguna antibiotik di sekitar Apotek "X" wilayah Surabaya Barat

Nurlayli, Siti Alifah (2017) Pengaruh pemberian edukasi pada masyarakat pengguna antibiotik di sekitar Apotek "X" wilayah Surabaya Barat. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (90kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (539kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (157kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (629kB) | Request a copy

Abstract

Infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh spesies dari golongan protozoa, serangga, metazoa, jamur, bakteri, riketsia atau virus yang salah satu pengobatannya dengan antibiotik. Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk terapi infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang mana penggunaannya harus tepat dan benar. Penggunaan antibiotik secara tidak tepat dapat menyebabkan semakin meluasnya masalah resistensi antibiotik. Upaya untuk menekan masalah resistensi salah satunya dengan pemberian edukasi dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan antibiotik di Apotek wilayah Surabaya Barat. Dalam penelitian ini digunakan tiga kelompok populasi yang masing – masing diberi metode edukasi berbeda yaitu Focus Group Discussion (FGD) + booklet, Focus Group Discussion (FGD) + poster dan Training Of Trainer (TOT). Didapatkan hasil bahwa metode TOT dapat meningkatkan pengetahuan responden dari 66,67% menjadi 99,05%, FGD + poster meningkatkan pengetahuan dari 56,19% menjadi 89,52% sedangkan FGD + booklet meningkatkan pengetahuan dari 66,67% menjadi 87,61%. Dapat disimpulkan bahwa dengan metode TOT memberikan peningkatan pengetahuan tertinggi bagi responden. Hal ini disebabkan karena metode TOT responden mendapatkan edukasi dari kader kesehatan yang juga merupakan warga setempat yang sudah mereka kenal dan percaya, sehingga responden merasa lebih nyaman selama kegiatan edukasi dan membuat informasi yang diperoleh menjadi lebih maksimal. Pemberian edukasi dengan ketiga metode tersebut dapat meningkatkan pengetahuan pada kriteria indikasi, lama penggunaan, waktu penggunaan, resistensi dan efek samping antibiotik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: infeksi, antibiotik, edukasi, FGD, pengetahuan, TOT.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 4787 not found.
Date Deposited: 09 Nov 2017 06:52
Last Modified: 09 Nov 2017 06:52
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/12733

Actions (login required)

View Item View Item