Dinamika coping stress keluarga dalam menghadapi anak yang mengalami hidrosefalus

Handayani, Yunita (2017) Dinamika coping stress keluarga dalam menghadapi anak yang mengalami hidrosefalus. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (512kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (84kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (94kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (53kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (100kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penyakit hidrosefalus merupakan kerusakan jaringan saraf yang disebabkan karena kelebihan cairan di otak. Penyakit ini dapat menyebabkan timbulnya masalah keseimbangan, gerakan motorik, kognitif, dan emosional anak selama tumbuh kembangnya. Anak yang menderita penyakit hidrosefalus harus mendapatkan pengobatan secara cepat untuk menghindari dampak buruk pada fisik anak dan kematian. Oleh karena itu, anak perlu menjalankan operasi otak. Proses pengobatan tersebut membutuhkan biaya yang cukup mahal, sehingga dapat mempengaruhi kondisi ekonomi keluarga. Selain itu, keluarga juga mendapatkan penolakan dari lingkungan dikarenakan kondisi anak yang berbeda dengan anak lainnya. Hal-hal tersebutlah yang menyebabkan munculnya stres yang dialami oleh keluarga. Untuk mengatasi stres yang dialami, keluarga harus memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan kognitif dan perilaku. Kemampuan tersebut dikenal sebagai coping stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika coping stress keluarga dalam menghadapi anak yang mengalami hidrosefalus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam. Kriteria informan penelitian ini adalah anggota keluarga yang merawat anaknya dari awal didiagnosa hingga saat ini, anggota keluarga dari anak yang didiagnosa hidrosefalus ketika lahir, dan orang di sekitar anak yang mengetahui perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika coping stress keluarga dapat terlihat dari kepasrahan kepada Tuhan mengenai masalah yang dihadapi dan cenderung menghindari lingkungan yang memberikan respons negatif terhadap anak (emotion-focused coping). Semua informan juga mencari tahu mengenai penyakit anak, melakukan pengobatan bagi anak, serta melakukan perawatan (problem-focused coping). Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa dukungan sosial juga mempengaruhi cara informan dalam merawat anak dan melakukan coping stress.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psychology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Stres, coping-stress, hidrosefalus, keluarga
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 4851 not found.
Date Deposited: 19 Dec 2017 04:13
Last Modified: 21 Dec 2017 14:01
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/12874

Actions (login required)

View Item View Item