Penggunaan carbomer 940 sebagai gelling agent dalam formula pasta gigi ekstrak buah apel (Malus sylvestris mill) dalam bentuk gel

Tusan, L. Putu Widiasih Wijayanti (2017) Penggunaan carbomer 940 sebagai gelling agent dalam formula pasta gigi ekstrak buah apel (Malus sylvestris mill) dalam bentuk gel. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (47kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (256kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (171kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (737kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (39kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Sekalipun memiliki struktur yang keras, gigi tidak terhindar dari beberapa penyakit seperti karies gigi (gigi berlubang) dan penyakit pada jaringan pendukung gigi. Karies gigi didefinisikan sebagai penyakit yang mengakibatkan kerusakan dan hancurnya jaringan keras dari struktur gigi melalui proses demineralisasi. Streptococcus mutans diketahui sebagai mikroorganisme utama yang berperan dalam proses terjadinya karies gigi. Salah satu cara untuk mengurangi pembentukan karies gigi adalah menyikat gigi menggunakan pasta gigi. Buah apel (Malus sylvestris Mill) varietas manalagi, memiliki khasiat sebagai anti karies gigi dengan kandungan katekin. Tujuan dari penelitian ini adalah memformulasi ekstrak etanol buah apel sebagai pasta gigi bentuk gel menggunakan carbomer 940 sebagai gelling agent. Ekstrak etanol buah apel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 9,6%, sedangkan konsentrasi carbomer 940 yang digunakan yaitu 0,75% (formula I), 1,0% (formula II) dan 1,5% (formula III). Evaluasi formula pasta gigi antara lain mutu fisik meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar. Evaluasi karakteristik meliputi kemudahan dikeluarkan dari tube, daya lekat dan konsistensi. Evaluasi stabilitas meliputi stabilitas suhu ruang, suhu tinggi dan cycling test. Evaluasi aseptabilitas dan evaluasi iritasi yang dilakukan pada rahang sapi. Peningkatan konsentrasi carbomer 940 sebagai gelling agent berpengaruh secara signifikan pada viskosita, daya sebar, kemudahan dikeluarkan dari tube, daya lekat serta konsistensi. Hasil pengujian menunjukkan formula 3 (1,5% carbomer 940) adalah formula terbaik karena telah menghasilkan mutu fisik sesuai dengan spesifikasi sediaan serta menghasilkan karakteristik yang memenuhi spesifikasi, memiliki kestabilan pada semua kondisi, aseptabilitas yang sangat disukai, sediaan tidak mengiritasi. Kata Kunci: Carbomer 940, katekin, Malus sylvestris Mill, pasta gigi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Carbomer 940, katekin, Malus sylvestris Mill, pasta gigi
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 4850 not found.
Date Deposited: 03 Jan 2018 05:20
Last Modified: 03 Jan 2018 05:20
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/12885

Actions (login required)

View Item View Item