Kajian daya hambat yogurt kolostrum terhadap salmonella typhimurium ATCC 14028 dengan metode dilusi kontak dan metode difusi sumur pada berbagai lama penyimpanan

Sari, Mega Purnama (2015) Kajian daya hambat yogurt kolostrum terhadap salmonella typhimurium ATCC 14028 dengan metode dilusi kontak dan metode difusi sumur pada berbagai lama penyimpanan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (506kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (78kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (31kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (118kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB)

Abstract

Kolostrum sapi adalah hasil sekresi dari kelenjar ambing induk sapi betina selama 1-7 hari setelah proses kelahiran anak sapi. Semakin bertambahnya waktu, perolehan kolostrum akan semakin banyak sehingga jumlahnya melebihi kebutuhan anak sapi. Kelebihan jumlah kolostrum dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan yogurt. Yogurt kolostrum mengandung senyawa bioaktif yang berasal dari kolostrum dan hasil-hasil metabolisme BAL. Selama penyimpanan yogurt kolostrum terjadi peningkatan total asam laktat, penurunan pH, dan perubahan viabilitas sel BAL (Sherly, 2015). Bakteri uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah Salmonella typhimurium ATCC 14028. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh daya hambat yogurt kolostrum terhadap Salmonella typhimurium ATCC 14028 dengan metode dilusi kontak dan metode difusi sumur pada berbagai lama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal yaitu lama penyimpanan yogurt kolostrum (0, 7, dan 14 hari). Masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Parameter yang diuji yaitu daya hambat terhadap Salmonella typhimurium ATCC 14028 dengan metode dilusi kontak dan metode difusi sumur, dan uji pendukung meliputi pH, dan total asam laktat. Data yang diperoleh secara statistik dengan uji ANOVA (Analysis of Varians) pada α = 5% dan jika ada beda nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Jarak Nyata Duncan (Duncan’s Multiple Range Test) untuk menentukan taraf perlakuan mana yang memberikan perbedaan nyata. Semakin lama waktu penyimpanan yogurt kolostrum berpengaruh nyata terhadap daya hambat Salmonella typhimurium ATCC 14028. Hasil pengujian yogurt kolostrum dengan lama penyimpanan 0,7, dan 14 hari terhadap Salmonella typhimurium ATCC 14028 dengan metode dilusi kontak sebesar 1,1519-0,2037 selisih log CFU/mL, sedangkan dengan metode difusi sumur diperoleh diameter penghambatan zona jernih sebesar 0,7854-0,0236 cm dan zona delayed growth sebesar 0,1220-0,2075 cm. Hasil pengujian pH yogurt kolostrum selama penyimpanan berkisar antara 4,6336-4,3488 dan total asam laktat berkisar antara 0,72-1,07%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: yogurt, kolostrum sapi, antimikroba
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 18 Jan 2018 04:10
Last Modified: 18 Jan 2018 07:02
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/13128

Actions (login required)

View Item View Item