Pengaruh lama penyimpanan selama distribusi dan pemasaran terhadap komponen bioaktif yoghurt anggur bali (vitis vinifera var. alphonso lavalle).

Susanto, Lidya Carolina (2015) Pengaruh lama penyimpanan selama distribusi dan pemasaran terhadap komponen bioaktif yoghurt anggur bali (vitis vinifera var. alphonso lavalle). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (83kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (32kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (133kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf

Download (106kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB)

Abstract

Yoghurt merupakan produk hasil fermentasi susu yang difermentasikan oleh bakteri asam laktat Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Penambahan sari buah anggur Bali pada yoghurt dapat meningkatkan sifat fungsional karena adanya komponen bioaktif dalam anggur. Cara pemasaran yoghurt yang banyak dilakukan oleh masyarakat industri kecil pada umumnya adalah dengan mengkombinasi penyimpanan pada coolbox bersuhu 15-20oC selama 10 jam dan pada refrigerator bersuhu ±5oC selama 14 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan pada kondisi tersebut terhadap aktivitas antioksidan dan komponen bioaktif dari yoghurt anggur Bali. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu lama penyimpanan selama distribusi dan pemasaran, dimana tiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Lama penyimpanan yang dilakukan adalah 1, 5, 9, 13, 17, dan 21 hari. Parameter yang diuji yaitu komponen bioaktif, yang meliputi aktivitas antioksidan, total fenol, dan total antosianin. Data yang diperoleh dianalisa secara statistik dengan uji ANOVA (Analysis of Varians) pada α = 5% dan dilanjutkan dengan uji Beda Jarak Nyata Duncan (Duncan’s Multiple Range Test) pada α = 5% untuk menentukan taraf perlakuan yang memberikan beda nyata. Lama penyimpanan memberikan pengaruh yang nyata terhadap aktivitas antioksidan, total fenol, dan antosianin yoghurt anggur Bali. Semakin lama waktu penyimpanan, komponen bioaktif yang terdapat dalam yoghurt anggur Bali semakin menurun. Aktivitas antioksidan, total fenol, dan total antosianin yoghurt anggur Bali awal sebesar 19,75% (66,62μg AAE/g yoghurt); 146,31 μg GAE/g yoghurt; 8,78 μg malvidin 3-O-glucoside; dan yang disimpan selama 21 hari sebesar 8,80% (31,63μg AAE/g yoghurt); 96,23 μg GAE/g yoghurt; dan 2,66 μg malvidin 3-O-glucoside.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: yoghurt, anggur Bali, komponen bioaktif, lama penyimpanan
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 18 Jan 2018 08:29
Last Modified: 18 Jan 2018 08:29
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/13145

Actions (login required)

View Item View Item