Tugas akhir prarencana pabrik etilen glikol berbahan baku etilen oksida dan air kapasitas produksi 219.000 ton/tahun

Hubert, Bryan and Louis Geoveva G., Louis Geoveva (2018) Tugas akhir prarencana pabrik etilen glikol berbahan baku etilen oksida dan air kapasitas produksi 219.000 ton/tahun. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (479kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (112kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (95kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (889kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB 8)
BAB VIII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[img] Text (BAB 9)
BAB IX.pdf
Restricted to Registered users only

Download (92kB)
[img] Text (BAB 10)
BAB X.pdf
Restricted to Registered users only

Download (277kB)
[img] Text (BAB 11)
BAB XI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[img]
Preview
Text (BAB 12)
BAB XII.pdf

Download (270kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Negara Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang sedang mengalami peningkatan dalam sektor industrinya, khususnya dalam industri kimia. Kondisi ini berhubungan dengan makin meningkatnya pula kebutuhan akan bahan kimia seiring dengan perkembangan dan dan kemajuan zaman. Salah satu bahan kimia yang banyak dibutuhkan di Indonesia adalah etilen glikol (EG). Berdasarkan data BPS tahun 2009 sampai 2013, menyatakan bahwa produksi dalam dalam negeri hanya dapat memenuhi 35% dari kebutuhan etilen glikol, sedangkan sisanya masih harus diimpor dari Jepang dan Amerika Serikat. Pemenuhan kebutuhan etilen glikol dalam negeri harus tercapai agar proses industrialisasi di Indonesia dapat berjalan dengan baik dan terus berkembang. Oleh karena itulah, pendirian pabrik etilen glikol mempunyai peluang untuk dapat direalisasikan karena memiliki prospektif dan potensi yang cukup besar. Proses pembuatan etilen glikol terdiri dari dua tahap utama, yaitu reaksi pembentukan EG dan proses pemurnian EG. Proses pembentukan EG dilakukan melalui reaksi hidrasi nonkatalitik etilen oksidan dan air dalam sebuah reaktor plug flow adibatis nonisotermal pada suhu 200oC dan 18 atm. Reaksi hidrasi nonkatalitik dipilih karena menghasilkan konversi reaksi yang besar, tergolong proses yang sederhana, bahan baku mudah untuk diperoleh dan secara ekonomis terjangkau, dan menghasilkan produk samping yang juga memiliki nilai jual. Reaksi hidrasi nonkatalitik etilen oksida dan air menghasilkan etilen glikol sebagai produk utama dan dietilen glikol sebagai produk samping. Proses pemurnian EG dengan menggunakan proses distilasi menghasilkan produk EG dengan kadar kemurnian tinggi 99,9%. Bahan baku yang digunakan untuk memproduksi EG adalah etilen oksida 99,97% yang diperoleh dari PT. Chandra Asri Petrochemical, sedangkan air diperoleh dari sungai Ciujung dan sungai Cisadane yang diolah terlebih dahulu di unit utilitas pabrik EG. Prarencana pabrik EG berbahan baku etilen oksida dan air memiliki rincian sebagai berikut : Bentuk perusahaan : Perseroan Terbatas (PT) Produksi : Etilen glikol (EG) dan Dietilen glikol (DEG) Status perusahaan : Swasta Kapasitas produksi : 219.000 ton/tahun Hari kerja efektif : 330 hari/tahun Sistem operasi : Kontinyu Masa konstruksi : 2 tahun Waktu mulai beroperasi : 2020 Bahan baku : Etilen oksida dan air Kapasitas bahan baku : Etilen oksida sebesar 158.946,78 ton/tahun dan air sebesar 64.249,71 ton/tahun Utilitas :Air sebesar 64.398,08 m3/hari, listrik sebesar 3.115,45 kW, batu bara sebesar 110.401,23 kg/hari, solar industrial diesel oil sebesar 2,3727 m3/bulan, steam 270oC sebesar 128.411,63 lbm/jam, dan steam 175oC sebesar 137.107,26 lbm/jam Jumlah tenaga kerja : 123 orang Lokasi pabrik : Kawasan industri di Jalan Raya Serang, Kragilan, Sentul, Kecamatan Serang, Provinsi Banten Luas pabrik : 160.020 m2 Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan, didapatkan : • Fixed Capital Invesment (FCI) : Rp 904.944.659.201,91 • Working Capital Investment (WCI) : Rp 251.684.841.963,90 • Total Production Cost (TPC) : Rp 3.999.199.361.241,81 • Penjualan per tahun : Rp 4.602.878.069.081,49 Analisa ekonomi dengan metode Discounted Cash Flow: • Rate of Return (ROR) sebelum pajak : 45,16% • Rate of Return (ROR) sesudah pajak : 34,52% • Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 77,19% • Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 55,81% • Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 2,5630 • Pay Out Time (POT) sesudah pajak : 3,1623 • Break Even Point (BEP) : 54,17% • Minimum Acceptable Rate of Return (MARR) : 34,98%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Etilen Glikol, Hidrasi Nonkatalitik
Subjects: Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 4800 not found.
Date Deposited: 25 Jan 2018 14:26
Last Modified: 25 Jan 2018 14:26
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/13187

Actions (login required)

View Item View Item