Hubungan antara status gravida dan umur ibu hamil dengan kejadian emesis gravidarum di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya

Wijaya, Claudia (2017) Hubungan antara status gravida dan umur ibu hamil dengan kejadian emesis gravidarum di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (20kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (159kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (96kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (22kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (890kB) | Request a copy

Abstract

Emesis gravidarum adalah gejala mual dan muntah yang biasanya dimulai 2 sampai 4 minggu setelah fertilisasi, puncaknya antara 9 sampai 16 minggu masa gestasi dan umumnya akan selesai dalam 22 minggu masa gestasi. Meskipun terlihat ringan tetapi sangat berhubungan dengan kehamilan. Mual dan muntah yang berlebihan berisiko menyebabkan berbagai efek negatif bagi ibu hamil dan janin. Ibu hamil bisa mengalami dehidrasi, kehilangan nutrisi sehingga bisa berdampak pada tumbuh kembang janin. Umur dan status gravida merupakan faktor risiko terjadinya emesis gravidarum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gravida dan umur ibu hamil dengan kejadian emesis gravidarum di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Emesis gravidarum diukur dengan kuesioner PUQE-24. Penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juli hingga 31 Agustus 2017 di Poli Kandungan Rumah Sakit Gotong Royong dengan mengambil sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi sesuai dengan jumlah sampel minimal peneliti yaitu 82 responden. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan metode cross sectional, dimana pengukuran atau observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali, pada satu saat. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji koefisien kontingensi. Hasil dari penelitian diketahui bahwa presentase tertinggi terdapat pada ibu hamil kategori umur berisiko dan mengalami emesis berisiko berjumlah 16 responden (88,9%). Hasil uji koefisien kontingensi didapatkan nilai p=0,006 atau (< 0,05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara umur berisiko dengan emesis berisiko. Sedangkan hasil penelitian mengenai status gravida dengan emesis gravidarum, presentase tertinggi terdapat pada ibu hamil primigravida dan mengalami emesis berisiko berjumlah 34 responden (87,2%). Hasil uji koefisien kontingensi didapatkan nilai p=0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara primigravida dengan emesis berisiko.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: umur ibu hamil, status gravida, emesis gravidarum
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 4955 not found.
Date Deposited: 16 May 2018 06:59
Last Modified: 16 May 2018 06:59
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/13205

Actions (login required)

View Item View Item