Hubungan pemberian asi eksklusif dengan terjadinya ispa berulang pada anak balita di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya

Larasati, Irene Melati Ayu (2017) Hubungan pemberian asi eksklusif dengan terjadinya ispa berulang pada anak balita di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (564kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (223kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (273kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7 .pdf

Download (222kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak balita. Kejadian ISPA di negara berkembang 10 kali lebih banyak dibandingkan dengan negara maju. Banyak faktor risiko terjadinya ISPA, antara lain pemberian ASI. Anak yang tidak mendapatkan ASI cenderung memiliki sistem imun yang kurang kuat sehingga rentan mengalami penyakit infeksi, seperti ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan terjadinya ISPA berulang pada anak balita. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan jenis studi observasional serta metode studi cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 203 sampel dan diuji menggunakan uji chi square. Data 203 sampel pada penelitian ini didapatkan dari data primer dengan wawancara terstruktur mengenai pemberian ASI eksklusif dan data sekunder dengan melihat rekam medis pasien mengenai terjadinya ISPA berulang. Dari 203 sampel yang terpilih, didapatkan 47,3% mendapatkan ASI eksklusif dan 52,7% tidak ASI eksklusif. Kejadian ISPA berulang dihitung selama 1 tahun terakhir dengan kriteria mengalami ISPA lebih dari atau sama dengan 6 kali. Dari hasil penelitian didapatkan 53,7% sampel tidak mengalami ISPA berulang dan 46,3% sampel mengalami ISPA berulang. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai p sebesar 0,00 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan terjadinya ISPA berulang pada anak balita. Balita yang mendapatkan riwayat pemberian ASI eksklusif memiliki tingkat kejadian ISPA berulang yang lebih rendah dibandingkan dengan balita yang tidak memilki riwayat pemberian ASI eksklusif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ASI eksklusif, ISPA berulang, Anak, Balita, Surabaya
Subjects: Medicine
Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 4946 not found.
Date Deposited: 30 Jan 2018 08:53
Last Modified: 30 Jan 2018 08:53
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/13261

Actions (login required)

View Item View Item