Isolasi dan skrining fungi endofit akar tanaman lidah buaya (aloe vera l.) Sebagai sumber penghasil l-asparaginase

Nurwinda, Evi (2017) Isolasi dan skrining fungi endofit akar tanaman lidah buaya (aloe vera l.) Sebagai sumber penghasil l-asparaginase. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (217kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (753kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (325kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB) | Request a copy

Abstract

Terapi enzim L-Asparaginase yang berasal dari mikroorganisme prokariotik menimbulkan reaksi alergi dan hipersensitivitas pada penggunaan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi fungi endofit dari akar lidah buaya sebagai sumber penghasil enzim L-Asparaginase yang berasal dari mikroorganisme eukariotik yang memiliki efek samping lebih ringan dibandingkan enzim L-Asparaginase yang bersumber dari mikroorganisme prokariotik. Permukaan akar disterilisasi, ditanam pada media Malt Extract Agar (MEA) kemudian diinkubasi pada suhu ruang selama 7-14 hari, kemudian dilakukan isolasi. Fungi endofit yang sudah murni diamati karakter makroskopis, mikroskopis serta dilakukan uji hidrolisa amilum, uji hidrolisa gelatin dan uji hidrolisa lemak. Uji aktivitas enzim L-asparaginase dilakukan pada media spesifik Czapex Dox’s Agar dan diamati daerah hidrolisisnya. Diperoleh tujuh isolat fungi endofit dengan kode isolat antara lain AL-1, AL-2, AL-3, AL-4, AL-5, AL-6 dan AL-7. Empat isolat diantaranya mampu menghasilkan enzim L-Asparaginase, yakni AL-2 dan AL-3 yang diduga merupakan genus Aspergillus, AL-4 dan AL-6 yang diduga merupakan genus Fusarium. Isolat yang paling poten yakni AL-4 yang mampu menghidrolisis pada masa inkubasi 8 jam dengan rasio daerah hidrolisis sebesar 1,53. Tiga isolat dengan kode AL-1, AL-5 dan AL-7 tidak mampu menghasilkan enzim L-Asparaginase.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Fungi Endofit, Akar, Aloe vera L., L-Asparaginase
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 4918 not found.
Date Deposited: 24 Jan 2018 02:33
Last Modified: 24 Jan 2018 02:33
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/13306

Actions (login required)

View Item View Item