Hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri di asrama dan prestasi belajar

Indriani, Eny (2003) Hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri di asrama dan prestasi belajar. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (163kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (363kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (172kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (243kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (795kB) | Preview

Abstract

Kematangan emosi merupakan salah satu faktor penting yang akan membantu penyesuaian diri seseorang dalam suatu lingkungan. Haber & Runyon (1984: 115-116) menyatakan bahwa penyesuaian diri yang efektif akan terjadi bila seseorang mengenal dirinya secara positif, mampu mengenali dan memberikan respon yang sesuai, dan mampu melakukan kontrol diri atau yang dikenal dengan keadaan emosi yang matang. Penyesuaian diri yang positif akan berpengaruh pula pada prestasi belajar seorang siswa. Siswa yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan akan merasa nyaman dan lebih termotivasi untuk belajar. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri di asrama dan prestasi belajar. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMU Pangudi Luhur Van Lith Muntilan sebanyak 141 siswa yang diambil dengan teknik stratified sampling. Metode pengumpulan datanya menggunakan angket yaitu angket kematangan emosi dan angket penyesuaian diri, sedangkan data prestasi belajar dilihat dari daftar nilai akhir kelas 1 (leger). Teknik analis data dalam penelitian ini adalah Korelasi Product Moment dari Pearson. Korelasi variabel kematangan emosi dengan penyesuaian diri di asrama sebesar 0,953 dengan p < 0,05. Korelasi variabe1 penyesuaian diri di asrama dengan prestasi belajar sebesar 0,214 dengan p < 0,05 dan untuk variabel kematangan emosi dengan prestasi belajar sebesar 0,230 dengan p < 0,05. Dengan demikian hipotesis altematif diterima, yang berarti ada hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri di asrama dan prestasi belajar. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1. Ada hubungan yang positif antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri di asrama pada siswa SMU Pangudi Luhur Van Lith Muntilan. 2. Ada hubungan yang positif antara penyesuaian diri dengan prestasi belajar pada siswa SMU Pangudi Luhur Van Lith Muntilan. 3. Ada hubungan yang positif antara kematangan emosi dengan prestasi belajar pada siswa SMU Pangudi Luhur Van Lith Muntilan. Saran bagi pihak pengelola sekolah berasrama agar memberikan pendampingan secara psikologis bagi siswa baru terutama bagi mereka yang belum matang secara emosi. Mengingat besarnya hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri di asrama dan prestasi belajar.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 20 Mar 2015 01:32
Last Modified: 20 Mar 2015 01:32
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1352

Actions (login required)

View Item View Item