Hubungan antara faktor pemberian makanan pendamping air susu ibu dengan kejadian diare pada balita usia 6-12 bulan di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya

Widyasari, Yulia (2017) Hubungan antara faktor pemberian makanan pendamping air susu ibu dengan kejadian diare pada balita usia 6-12 bulan di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (640kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (204kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (408kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf

Download (127kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Di Indonesia diare masih menjadi penyebab utama kematian balita yang terbanyak. Salah satu faktor resiko terjadinya diare adalah pemberian Makanan Pendamping ASI yang tidak tepat. Pemberian MPASI diberikan pertama kali saat balita usia 6 bulan. Tujuan penelitian ini untuk memahami hubungan antara faktor pemberian MPASI yang meliputi frekuensi pemberian, porsi pemberian, jenis MPASI yang diberikan, dan cara pemberian dengan kejadian diare pada balita usia 6-12 bulan di Rumah Sakit Gotong Royong. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan studi kasus-kontrol. Populasi pada penelitian ini ada balita usia 6-12 bulan yang didiagnosis menderita diare dan tidak didiagnosis menderita diare di Rumah Sakit Gotong Royong. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 6-12 bulan yang didiagnosis menderita diare dan tidak didiagnosis menderita diare di Rumah Sakit Gotong Royong. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Jumlah responden penelitian yang berhasil dikumpulkan adalah sebanyak 70 responden dan dibagi menjadi 35 responden kelompok kasus dan 35 responden kelompok kontrol.Data dari responden diambil melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Kemudian data yang diperoleh dilakukan uji statistik dengan menggunakan chi square. Penelitian ini telah mendapat persetujuan dari Komite Etik. Hasil yang didapatkan tidak ada hubungan antara frekuensi pemberian MPASI dengan kejadian diare (p= 0,220), tidak ada hubungan antara porsi pemberian MPASI dengan kejadian diare (p= 0,470), ada hubungan antara jenis pemberian MPASI dengan kejadian diare (p= 0,001, OR= 0,167), ada hubungan antara cara pemberian MPASI dengan kejadian diare (p= 0,001, OR= 0,181). Pada penelitian ini disimpulkan jenis pemberian MPASI dan cara pemberian MPASI yang tepat merupakan faktor pencegah terjadinya diare. Penting untuk dilakukan edukasi pemberian MPASI yang tepat sehingga dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Medecine" not defined]
Uncontrolled Keywords: Diare, Makanan Pendamping ASI
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 4969 not found.
Date Deposited: 01 Feb 2018 03:41
Last Modified: 01 Feb 2018 03:41
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/13688

Actions (login required)

View Item View Item