Penentuan aktivitas analgesik senyawa o-(3-Klorobenzoil) parasetamol terhadap mencit (Mus musculus) dengan metode panas (hot plate)

Anggraini, Frisca (2012) Penentuan aktivitas analgesik senyawa o-(3-Klorobenzoil) parasetamol terhadap mencit (Mus musculus) dengan metode panas (hot plate). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (763kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (171kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (467kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (360kB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan modifikasi struktur parasetamol dalam usaha untuk meningkatkan aktivitas analgesiknya dan efek samping yang lebih rendah dari parasetamol. Pada penelitian ini, senyawa turunan parasetamol, yaitu O-(3-klorobenzoil) parasetamol telah diuji aktivitas analgesiknya. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan aktivitas analgesik senyawa O-(3-klorobenzoil) parasetamol dan membandingkan aktivitas analgesiknya dengan parasetamol yang diuji dengan metode panas (hot plate). Senyawa yang didapat perlu dilakukan pemeriksaan antara lain organoleptis dan uji kemurnian antara lain titik leleh dan kromatografi lapis tipis (KLT) dengan 3 fase gerak yang berbeda kepolarannya. Setelah kemurnian senyawa dapat dipastikan maka dilanjutkan dengan pengujian aktivitas analgesik senyawa O-(3-klorobenzoil) parasetamol pada mencit (Mus musculus) dengan metode hot plate. Dosis yang digunakan adalah 12,5; 25; 50; 100; 200 mg/kg BB yang diberikan secara intraperitoneal, yang dibandingkan dengan senyawa pembanding parasetamol dan kontrol CMC-Na 0,5%. Dari hasil uji ED50 didapat ED50 analgesik O-(3-klorobenzoil) parasetamol adalah 31,1mg/kgBB, yang lebih rendah daripada nilai ED50 analgesik parasetamol yaitu 68,45 mg/kgBB. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas O-(3-klorobenzoil) parasetamol lebih tinggi dibanding parasetamol, tetapi berdasarkan uji statistik Tukey HSD ditunjukkan bahwa aktivitas analgesik parasetamol dan O-(3-klorobenzoil) parasetamol tidak berbeda bermakna.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Analgesik; O-(3chlorobenzoil) parasetamol; parasetamol; hot plate
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Aurelia Riana Ika Susanti
Date Deposited: 05 Mar 2015 02:58
Last Modified: 05 Mar 2015 02:58
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1399

Actions (login required)

View Item View Item