Hubungan antara kualitas tidur dan akne vulgaris wajah

Diana, Lani (2017) Hubungan antara kualitas tidur dan akne vulgaris wajah. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (89kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (148kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (369kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (83kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf

Download (111kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan tidur seperti insomnia. Kualitas tidur buruk adalah salah satu faktor pendukung terciptanya akne vulgaris. Akne vulgaris merupakan kelainan kulit yang disebabkan oleh peradangan folikel pilosebasea, yang sering terjadi pada area wajah. Tujuan: Mencari hubungan antara kualitas tidur dan akne vulgaris wajah pada semua mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Dalam penelitian ini diperoleh 73 responden mahasiswa memenuhi kriteria yang ditentukan. Data dikumpulkan melalui kuesioner survei, hasil diagnosis pemeriksaan klinis dokter spesialis ilmu penyakit kulit dan kelamin, serta kuesioner PSQI. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan (α) sebesar 0,05. Hasil: Terdapat sebesar 29% kejadian akne vulgaris dari total sampel inklusi penelitian, dengan 60,27% mayoritas responden mempunyai kualitas tidur yang buruk. Klasifikasi AV derajat ringan merupakan yang paling sering dijumpai. Tidak ada hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan akne vulgaris. Nilai p=0,569 (p>0,05). Pembahasan dan Kesimpulan: Tidak signifikannya hasil analisis statistik pada penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian akne vulgaris yang terjadi pada responden tidak hanya didorong oleh sebuah faktor yang kuat seperti kualitas tidur buruk, tetapi juga terkait dengan faktor lainnya seperti genetik, ras, lingkungan, aktivitas fisik dan diet.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Medicine" not defined]
Uncontrolled Keywords: Kualitas tidur, akne vulgaris, wajah
Subjects: Medicine > RL Dermatology
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 5047 not found.
Date Deposited: 26 Feb 2018 06:12
Last Modified: 26 Feb 2018 06:12
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14294

Actions (login required)

View Item View Item