Hubungan status gizi dengan frekuensi kejadian diare pada anak balita di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya

Surya, Oktavianus (2017) Hubungan status gizi dengan frekuensi kejadian diare pada anak balita di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (88kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4 (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf

Download (129kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2009, diare adalah penyebab kematian kedua pada anak dibawah 5 tahun. Di Indonesia angka kejadian diare mencapai 195 per 1000 penduduk dan merupakan yang teringgi di Asia Tenggara. Salah satu faktor risiko diare adalah status gizi. Keadaan gizi yang buruk mengakibatkan sistem imun tubuh balita menurun dan akan berdampak pada rentannya balita untuk terkena penyakit infeksi khususnya diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan frekuensi kejadian diare pada balita 1 – 5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebesar 94 sampel dan di ambil dengan metode purposive sampling. Data diambil dari data sekunder yaitu rekam medik pasien anak balita 1 – 5 tahun di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya dari bulan Mei hingga bulan Juli 2017. Dari 94 sampel yang terpilih, didapatkan 7,4% sampel gizi lebih, 78,7% gizi baik, 9,6% gizi kurang dan 4,3% gizi buruk. Dari frekuensi diare didapatkan 79,8% sampel mengalami diare dengan frekuensi jarang dan 20,2% sampel mengalami diare dengan frekuensi sering. Hubungan antara status gizi dengan frekuensi kejadian diare pada penelitian ini didapatkan hubungan yang signifikan dengan nilai p sebesar 0,005 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,290. Status gizi berhubungan dengan frekuensi kejadian diare pada balita. Semakin baik status gizi balita, maka semakin berkurang frekuensi kejadian diare

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty Of Medicine" not defined]
Uncontrolled Keywords: status gizi, frekuensi kejadian diare
Subjects: Medicine
Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 5339 not found.
Date Deposited: 19 Mar 2018 02:08
Last Modified: 19 Mar 2018 02:08
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14329

Actions (login required)

View Item View Item