Korelasi antara lama menderita diabetes melitus tipe 2 dengan skor Mini-Mental State Examination

Asaeli, Arles Halley (2017) Korelasi antara lama menderita diabetes melitus tipe 2 dengan skor Mini-Mental State Examination. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (109kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (679kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (95kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (205kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (95kB)
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf

Download (108kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Populasi penderita diabetes terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu komplikasi diabetes adalah gangguan kognitif yang bersifat progresif. Penelitian ini diadakan untuk membuktikan bahwa terdapat korelasi antara lama menderita diabetes melitus tipe 2 dengan skor MMSE sebagai salah satu alat deteksi dini gangguan kognitif. Metode: Penelitian menggunakan metode cross sectional dengan teknik consecutive sampling. Sampel adalah sebagian pasien rawat jalan yang terdiagnosis diabetes mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya pada periode September-Oktober 2017, yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil: Tiga puluh dua sampel yang diteliti menunjukkan sebanyak 75% sampel berjenis kelamin perempuan dengan rerata usia (dalam tahun) 57,25 ± 8,527. Analisis uji korelasi Spearman antara lama menderita diabetes melitus tipe 2 dengan skor MMSE menunjukkan nilai r sebesar -0,040 dan nilai p sebesar 0,829. Setelah mengeliminasi variabel pengganggu yaitu usia, didapatkan nilai r sebesar -0,128 dan nilai p sebesar 0,492. Simpulan: Terdapat korelasi tidak bermakna antara lama menderita diabetes melitus tipe 2 dengan skor MMSE. Setelah mengeliminasi pengaruh variabel pengganggu (usia), terdapat korelasi tidak bermakna antara lama menderita diabetes melitus tipe 2 dengan skor MMSE. Area otak yang paling terpengaruh oleh durasi menderita diabetes mellitus adalah hippocampus dan lobus medial temporal. Kata kunci: diabetes melitus, MMSE, fungsi kognitif, demensia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: diabetes melitus, MMSE, fungsi kognitif, demensia
Subjects: Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 4916 not found.
Date Deposited: 16 May 2018 07:03
Last Modified: 16 May 2018 07:03
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14417

Actions (login required)

View Item View Item