Hubungan hipertensi dengan timbulnya premenstrual syndrome pada perempuan usia diatas 40 tahun di RS Gotong Royong Surabaya

Hutama, Andreas Mahendra Satria (2017) Hubungan hipertensi dengan timbulnya premenstrual syndrome pada perempuan usia diatas 40 tahun di RS Gotong Royong Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstract A5.pdf

Download (591kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1 A5.pdf

Download (229kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2 A5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3 A5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4 A5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (398kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5 A5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB 6 A5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 7)
BAB 7 A5.pdf

Download (247kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran A5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (810kB) | Request a copy

Abstract

Premenstrual Syndrome (PMS) adalah gangguan siklus yang umumnya terjadi selama fase luteal dari siklus menstruasi dan menghilang pada saat menstruasi. Hipertensi dikenal sebagai masalah kesehatan masyarakat yang serius di dunia. Ketidakseimbangan antara estrogen dan progesteron adalah salah satu penyebab PMS. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara hipertensi dan sindrom pramenstruasi pada wanita di atas 40 tahun di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya Metode: Rancangan penelitian penelitian analitik dengan studi cross sectional dengan teknik consecutive sampling. Responden dari penelitian ini adalah wanita di atas 40 tahun di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya. Penelitian ini dimulai pada 18 Juli 2017 hingga 31 September 2017 di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya dengan anamnesis penggunaan obat hipertensi, pengukuran tekanan darah, dan kuesioner untuk menilai tingkat keparahan premenstrual syndrome dengan Shortened Premenstrual Assesment Form (SPAF). Jumlah responden dalam penelitian ini 62 responden. Hasil: Berdasarkan data deskriptif usia rata-rata 48, median adalah 48, modus adalah 48. Pada frekuensi interpretasi gejala SPAF skor sedang diperoleh pada usia 47 dan 48 tahun paling banyak. Sedangkan di SPAF dengan interpretasi skor gejala berat didapatkan usia paling banyak 48 tahun. Analisis data dengan uji Spearman antara hipertensi dan sindrom pramenstruasi dengan menggunakan skor Shortened Premenstrual Assesment Form (SPAF), ada hubungan antara hipertensi dan sindrom pramenstruasi (p = 0,009) dan koefisien korelasi 0,330. Dapat disimpulkan bahwa ada korelasi yang signifikan dengan kekuatan korelasi lemah. Kesimpulan: Ada hubungan antara hipertensi dan sindrom pramenstruasi pada wanita di atas 40 tahun di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Wanita, Premenstrual Syndrome, Usia
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Medical Study Program
Depositing User: Users 5441 not found.
Date Deposited: 16 Apr 2018 12:18
Last Modified: 16 Apr 2018 12:18
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14505

Actions (login required)

View Item View Item