Konsep negara menurut Niccolo Machiavelli dalam tinjauan filsafat politik

Fatra, Adrianus (2015) Konsep negara menurut Niccolo Machiavelli dalam tinjauan filsafat politik. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (252kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (462kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (172kB) | Preview

Abstract

Dalam karya tulis ini, penulis mengkaji pemikiran Niccolo Machiavelli tentang konsep negara. Penulis mengkaji pemikiran Niccolo Machiavelli tersebut dalam bukunya yang berjudul Discourses On Livy dan The Prince. Masalah pokok yang hendak dikaji dalam penelitian ini adalah apa konsep negara menurut Niccolo Machiavelli. Masalah tersebut penulis rumuskan karena adanya latar belakang penyelewengan kekuasaan yang dilakukan para pejabat pemerintahan di Indonesia. Penyalahgunaan wewenang tersebut tercermin dalam sikap korup para pejabat yang dengan seenaknya menggunakan wewenang mereka. Kepercayaan yang diberikan oleh rakyat dalam sistem demokrasi, telah disalahgunakan dan dikhianati demi kepentingan para pejabat itu sendiri. Berdasarkan realitas tersebut, penulis berpikir bahwa perlu adanya pendasaran tindakan politik bagi para pemimpin bangsa. Dalam penulisan skripsi ini, penulis membahas tentang pandangan politik Niccolo Machiavelli. Secara khusus, penulis membahas tentang konsep negara menurut Machiavelli. Konsep negara menjadi dasar bagi tindakan politik setiap warga negara dan secara khusus bagi pemimpin negara. Tujuan penelitian ini adalah pertama, penulis ingin mendalami dan memahami konsep pemikiran Niccolo Machiavelli mengenai konsep negara. Kedua, penulis ingin mencari pendasaran dalam motivasi perilaku politik yang dapat disumbangkan bagi para pembaca, pada konteks masyarakat zaman sekarang. Penulis menggunakan metode studi pustaka dalam pengerjaan penulisan skripsi ini. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, penulis menarik kesimpulan untuk menjawab pertanyaan dalam rumusan masalah. Berdasarkan sintesis konsep negara menurut Machiavelli dalam buku Discourses On Livy dan The Prince, penulis menyimpulkan konsep negara menurut Machiavelli sebagai berikut. Negara adalah negara yang ekspansif. Negara yang ekspansif bertujuan untuk menundukkan dan melemahkan negara-negara lain demi kekuasaan sendiri. Negara yang ekspansif tersebut dapat dibentuk dengan negara yang memiliki kekuatan militer sendiri. Tujuan negara yang ekspansif tersebut dicapai pula dengan kemampuan penguasa negara. Kemampuan penguasa negara tersebut adalah penguasa yang memiliki kekuasaan absolut, mampu menggunakan agama sebagai kekuatan politik, mampu memerintah dan mempertahankan kekuasaan, dan mampu menjadi penyatu negara-negara yang lemah. Selain itu, tujuan negara yang ekspansif dapat dicapai pula dalam bentuk pemerintahan negara republik. Negara memiliki dasar legitimasi berdasarkan tiga hal. Tiga hal tersebut adalah, pertama, pilihan bebas masyarakat, kedua, keuntungan tempat tinggal, dan, ketiga, kemudahan mempertahankan diri. Berdasarkan ketiga hal tersebut, penekanan legitimasi pemerintahan negara tersebut lebih mengacu pada pemimpin negara. Pemimpin negara memiliki legitimasi untuk menentukan hukum bagi rakyat. Pemimpin negara memiliki kekuasaan absolut untuk membentuk hukum. Hukum tersebut bertujuan untuk membuat masyarakat menjauhi kejahatan dan sadar akan nilai keadilan. Hukum yang dibuat untuk menjauhi kejahatan tersebut, didasarkan Machiavelli pada konsep kodrat manusia yang jahat. Berdasarkan konsep negara yang ekspansif, Machiavelli menekankan kepada penguasa untuk memiliki militer yang kuat. Kekuatan militer tersebut dibentuk dari rakyat negara sendiri. Rakyat yang dibentuk menjadi tentara negara akan semakin kuat jika dijiwai oleh semangat patriotisme. Patriotisme merupakan sikap dan hasrat cinta tanah air, yang menggerakkan masyarakat untuk mengejar kebaikan umum, melawan tirani, dan menangkis korupsi. Machiavelli juga menggunakan semangat patriotisme tersebut kepada para praktisi politik. Secara khusus, Machiavelli menghendaki agar tindakan para praktisi politik harus didasarkan pada kemurahan hati dan komitmen. Komitmen para praktisi politik tidak hanya untuk kepentingan diri, keluarga atau kelompok sosial tertentu saja, namun meliputi seluruh masyarakat dalam negara republik. Berdasarkan hal tersebut, pemikiran Machiavelli tentang pendasaran sebuah tindakan politik bagi para praktisi politik, sangat relevan untuk digunakan bagi para praktisi politik dan pejabat pemerintahan di Indonesia. Berdasarkan pemikiran Machiavelli, tindakan politik para pejabat pemerintahan maupun para praktisi politik hendaknya didasarkan semangat patriotisme. Semangat patriotisme tersebut diwujudkan dalam sikap dan hasrat cinta tanah air, yang menggerakkan mereka untuk mengejar kebaikan umum, melawan tirani, dan menangkis korupsi. Semangat patriotisme tersebut didasari oleh kemurahan hati dan komitmen. Komitmen tersebut tidak hanya untuk kepentingan diri, keluarga atau kelompok sosial tertentu saja, namun meliputi seluruh masyarakat dalam negara republik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Niccolo Machiavelli, konsep negara, penguasa, tindakan politik, patriotisme
Subjects: Philosophy
Divisions: Faculty of Philosophy > Philosophy Science Study Program
Depositing User: stefanus redhitya
Date Deposited: 07 Jun 2018 06:29
Last Modified: 07 Jun 2018 06:29
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14669

Actions (login required)

View Item View Item