"Wong iku tak cokot" Studi fenomenologis tentang dinamika psikologis seorang justice collaborator pada kasus pengedar narkoba di Kota Surabaya

Arionda, Martinus Unggul Darma (2018) "Wong iku tak cokot" Studi fenomenologis tentang dinamika psikologis seorang justice collaborator pada kasus pengedar narkoba di Kota Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
COVER SKRIPSI UP.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (431kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (534kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab v dapus.pdf

Download (695kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Peredaran dan perilaku yang terasosiasi dengan zat adiktif berbahaya kini semakin menjamur di kehidupan masyarakat Indonesia. Salah satu upaya yang dapat digunakan untuk menekan laju pertumbuhan narkoba di Surabaya ialah membentuk kerjasama antara pihak yang berwenang diantaranya polisi dan masyarakat. Polisi sebagai pihak yang berwenang, menciptakan beberapa gerakan-gerakan hukum yang dirasa cukup efektif untuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Salah satunya ialah mengungkap dan menangkap jaringan pengedar narkoba dengan melakukan penyidikan atas informasi seorang justice collaborator. Justice collaborator sering menjadi korban dan rentan adanya intimidasi baik oleh lingkungan atau dari keadaan psikologisnya. Perasaan yang tidak menyenangkan dengan adanya intimidasi dari berbagai hal, menjadi salah satu faktor penentu seorang pelaku tindak pidana kriminal enggan menjadi Saksi Pelaku yang Bekerjasama (justice collaborators). Penelitian ini dilakukan di Surabaya dengan melihat dinamika psikologis seorang justice collaborator pada kasus peredaran narkoba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model fenomenologi. Informan yang dilibatkan dalam penelitian ini ditentukan dengan beberapa kriteria tertentu. Teknik yang digunakan adalah wawancara dengan analisis koding dan kategorisasi model inductive, yang melibatkan seorang informan yang bertindak sebagai justice collaborator dalam kasus peredaran narkoba. Validitas penelitian yang dilakukan adalah validitas komunikaatif, argumentatif dan ekologis. Sedangkan keabsahan data dalam penelitian ini diperiksa dengan teknik triangulasi data dari seorang significant other. Penelitian ini menemukan bahwa dinamika psikologis seorang justice collaborator pada kasus peredaran narkoba dipengaruhi oleh aspek cognitive, affection, behaviour, ego defense mechanism, dan karakteristik kepribadian, sehingga melahirkan perlindungan hukum oleh negara terkait oleh informasi yang diberikannya. Faktor resiko seperti paradigma tentang permasalahan dan kebangkrutan hanyalah sebagai pemicu terkait perasaan yang dialami sehingga bisa memutuskan untuk menjadi seorang justice collaborator . Sedangkan faktor protektif seperti positive thinking dan positive relationship memberikan penguat dalam mempertahankan keputusan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Kognitif, Afektif, Behaviour, Ego Defense Mechanism, Karacteristik Kepribadian, Dinamika Psikologis Justice Collaborator, Kasus Peredaran Narkoba, Faktor protektif, Faktor Resiko.
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Martinus Unggul Darma Arionda
Date Deposited: 24 Oct 2018 10:37
Last Modified: 24 Oct 2018 10:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14758

Actions (login required)

View Item View Item