Resiliensi Pada Wanita Yang Mengalami Perceraian dan Berperan Sebagai Single Mother

Effendi, Rainy Narindra (2018) Resiliensi Pada Wanita Yang Mengalami Perceraian dan Berperan Sebagai Single Mother. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (536kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (294kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (367kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (540kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (414kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Memiliki sebuah pernikahan yang bahagia dan harmonis merupakan impian setiap pasangan suami dan istri. Namun sebuah pernikahan tidak terlepas dari adanya konflik, konflik berpotensi menyebabkan ketidakbahagiaan dalam sebuah perkawinan. Jika konflik atau masalah-masalah tersebut tidak dapat dibicarakan untuk dicari solusi, tidak lagi merasakan kenyamanan dalam menjalankan kehidupan berumahtangga, maka jalan berpisah atau perceraian merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Perceraian tidak hanya sebagai cara untuk menyelesaikan ketidaksesuaian dalam berumahtangga, namun ternyata perceraian dapat memberikan dampak negatif tidak hanya pada anak tetapi juga berdampak pada orang yang menjalani perceraian. Bagi individu yang melakukan perceraian, terutama wanita akan cenderung memperoleh dampak yang biasanya lebih besar dari pada dampak yang disebabkan oleh perpisahan karena kematian pasangan, karena individu yang bercerai akan merasakan efek traumatik yang akan mereka rasakan sebelum dan sesudah perceraian, sehingga timbul rasa sakit dan tekanan emosional. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah cara dari para wanita yang bercerai ini berresiliensi dan memainkan peran sebagai ibu tunggal bagi anak-anaknya dengan baik. Informan penelitian adalah para wanita yang bercerai, memiliki peran sebagai ibu tunggal yang mengasuh anak secara mandiri, dan belum menikah lagi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh di analisis dengan tekhnik tematik analisis model teori-led berdasarkan aspek resiliensi. Hasil analisa data menunjukkan bahwa para wanita yang bercerai ini memiliki kemampuan untuk pulih dari peristiwa perceraian yang memberikan efek negatif secara emosional. Kemudian mampu mengembalikan hidupnya menjadi normal kembali dan bahkan memiliki cita-cita dimasa depan yang lebih baik bersama dengan anak-anaknya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perceraian, wanita bercerai, ibu tunggal, dan resiliensi
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Rainy Narindra Effendi
Date Deposited: 24 Oct 2018 10:36
Last Modified: 24 Oct 2018 10:36
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14773

Actions (login required)

View Item View Item