Analisis perencanaan pajak penghasilan pasal 21 PT X di Jakarta

Mukaromah, Siti (2018) Analisis perencanaan pajak penghasilan pasal 21 PT X di Jakarta. Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker). Faculty of Business : Accounting Diploma Study Program. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (608kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (112kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (139kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (110kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (369kB)

Abstract

Pajak merupakan salah satu sumber penerimanaan terbesar untuk negara, salah satunya Indonesia. Sumber penerimaan pajak ini digunakan oleh pemerintah untuk menjalankan pembangunan negara sebagai upaya peningkatan untuk memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya yang ada. Salah satu sumber penerimaan pajak negara berasal dari Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dikenakan atas penghasilan yang diterima dalam satu tahun pajak. PT X merupakan salah satu klien dari KKP Pentatrust. PT X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa khususnya jasa perbaikan kompresor yang berada di Jakarta. Tujuan dari Praktik Kerja Lapangan ini adalah untuk melakukan analisis dan pembahasan mengenai perencanaan Pajak Penghasilan Pasal 21 yang optimal bagi PT X dengan menggunakan empat metode yang diberikan yaitu Metode Net Basis, Gross Method, Metode Tunjangan Pajak, dan Metode Gross Up. Metode perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 yang digunakan oleh PT X adalah Metode Net basis. Dengan menggunakan metode tersebut, penngeluaran perusahaan dalam menanggung biaya termasuk Pajak Penghasilan Pasal 21 tidak dapat dibebankan secara fiskal dalam menghitung Pajak Penghasilan Badan, sehingga PT X tidak dapat melakukan penghematan pajak dari Pajak Penghasilan Badan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan gross up method pada PT X akan memberikan penghematan pajak yang paling besar dibanding dengan metode perencanaan pajak yang lainnya. Penerapan gross up method dalam perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 mengakibatkan take home pay karyawan maksimal sehingga pengeluaran perusahaan menjadi lebih besar dan laba bersih sebelum pajak menurun. Hal tersebut menyebabkan Pajak Penghasilan (PPh) Badan PT X yang ditanggung perusahaan menjadi lebih optimal.

Item Type: Monograph (Project Report (PKL, Magang D3, Praktek Kerja Profesi Apoteker))
Department: ["eprint_fieldopt_department_Fakultas Bisnis" not defined]
Uncontrolled Keywords: Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, perencanaan pajak,metode gross up
Subjects: Business > Accounting Diploma
Divisions: Faculty of Business > Accounting Diploma Study Program
Faculty of Vocational > Accounting Diploma Study Program
Depositing User: Siti Mukaromah
Date Deposited: 30 Jul 2018 01:29
Last Modified: 30 Jul 2018 06:01
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14778

Actions (login required)

View Item View Item