Isolasi dan uji aktivitas antibakteri fungi endofit dari daun tanaman kedondong hutan (spondias pinnata (l.f.) kurz) terhadap salmonella typhi dan salmonella typhimurium

Prihatiningrat, Komang Ajeng (2018) Isolasi dan uji aktivitas antibakteri fungi endofit dari daun tanaman kedondong hutan (spondias pinnata (l.f.) kurz) terhadap salmonella typhi dan salmonella typhimurium. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (557kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (169kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (245kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (515kB) | Request a copy

Abstract

Mikroba endofit dapat ditemukan di seluruh tumbuhan dan hidup di dalam jaringan tumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi, menguji aktivitas antibakteri dan mengkarakterisasi fungi endofit yang dihasilkan oleh daun tanaman kedondong hutan Spondias pinnata (L.f.) Kurz). Daun dilakukan sterilisasi permukaan dengan merendam dalam alkohol 70 % selama 2 menit, NaOCl 5,3 % selama 5 menit, alkohol 70 % 1 menit kemudian dibilas dengan menggunakan akuades steril dan dikeringkan dengan tissue steril. Ditanam pada media Malt Extract Agar (MEA) diinkubasi selama 7-14 hari. Fungi yang tumbuh dimurnikan pada media Potato Dextrose Yeast (PDY) selama 7-14 hari sesuai dengan perbedaan makroskopisnya. Diperoleh 9 isolat murni fungi endofit yang dapat diisolasi dari daun tanaman kedondong hutan. Fungi endofit yang telah murni dilakukan karakterisasi meliputi uji makroskopis, mikroskopis dan uji biokimia (uji hidrolisa amilum, uji hidrolisa kasein, uji hidrolisa gelatin dan uji hidrolisa lemak). Hasil pengamatan mikroskopis diduga genus fungi yang diperoleh yaitu Fusarium, Aspergillus, Mycocentrospora, Pythium, Macrophomoina, Athrobotrys corda dan Rhizoctonia. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkam lima dari sembilan isolat murni fungi endofit memiliki aktivitas terhadap Salmonella typhi yaitu KH-3.3p, KH-1.4, KH-2.1, KH-3.1.1 dan KH-3.4, namun tidak menunjukan aktivitas terhadap Salmonella typhimurium.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Spondias pinnata (L.f.) Kurz, fungi endofit, antibakteri, Salmonella typhi ,Salmonella typhimurium
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Komang Ajeng Prihatiningrat
Date Deposited: 16 Jul 2018 07:09
Last Modified: 16 Jul 2018 07:09
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14802

Actions (login required)

View Item View Item