Field strength meter dengan tampilan digital

Hakim, Arief Samad (2001) Field strength meter dengan tampilan digital. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (67kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (433kB) | Preview

Abstract

Pada jaman modern ini perkembangan teknologi dalam bidang telekomunikasi bertambah pesat, khususnya dalam komunikasi tanpa kabel (wireless) yang menggunakan media gelombang elektromagnetik. Agar unjuk kerja komunikasi wireless ini mampu mencapai optimal diperlukan data kuantisasi yang tepat, terutama pada besaran kuat medan elektrik dari gelombang elektromagnetik tersebut.· Skripsi ini membahas pembuatan alat pengukur kuat medan elektrik (E) dengan mengukur besar tegangan dari sinyal suatu pemancar. Alat ini bekerja pada frekuensi dengan lebar pita (bandwith) antara 88 MHz sampai 108 MHz. Alat hekerja dengan memakai antenna vertikal ¼λ. Pengukuran kuat medan dilakukan dengan bantuan rumus yang melibatkan data tegangan dari volt meter. Rangkaian penyesuai (matching) impedansi antena terhadap saluran transmisi menggunakan kabeI RG 58 dengan panjang ½λ *0.68. Sinyal yang masuk pada antena penerima dijebak oleh rangkaian penala (tuning). Sinyal pemancar yang dipilih ini selanjutnya diperkuat oleh rangkaian RF Amplifier (RFA). Output dari RFA masuk ke mixer yang berupa double-balanced mixer. Di sini sinyal input (fi) dicampur dengan frekuensi osilator (fo) sehingga dihasilkan kombinasi penjumlahan (fi + fo), pengurangan (fi-fo), maupun kelipatan (harmonisa) dari frekuensi sinyal yang masuk (n*fi). Macam-macam sinyal ini selanjutnya dimasukkan ke dalam rangkaian penjebak IF (10,7 MHz) yang berupa filter kristal 10,7 MHz. Rangkaian RFA, mixer, dan IF amplifier berada dalam satu IC (TA 7358 AP). Output dari rangkaian IF herupa signal IFFM dan kemudian diteruskan ke rangkaian detektor yang berguna untuk menyearahkan sinyal input untuk dirubah menjadi sinyal DC. Selanjutnya sinyal DC ini diteruskan ke rangkaian penguat (dual opamp type LM 385). Hasil penguatan ini ditampilkan pada indikator tegangan pada avometer digital. Kalibrasi dilakukan dengan bantuan Swemaar Generator yang menggunakan dua buah antena sebagai pemancar. Pengukuran dilakukan untuk sepuluh stasiun pemancar FM komersial di Surabaya. Dari data daya pancar (kW) yang diberikan oleh RRI dan Susana serta hasil kalibrasi menunjukkan bahwa alat mampu bekerja dengan cukup akurat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Engineering" not defined]
Subjects: Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 20 Mar 2015 03:16
Last Modified: 20 Mar 2015 03:16
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1482

Actions (login required)

View Item View Item