Pemaknaan penonton dewasa awal mengenai transgender dalam film The Danish Girl

Noverine, Raissa (2018) Pemaknaan penonton dewasa awal mengenai transgender dalam film The Danish Girl. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (728kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (611kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (478kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (326kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5 dan DAFPUS.pdf

Download (199kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Peneliti berfokus kepada pemaknaan khalayak mengenai transgender dalam film The Danish Girl. Khalayak yang dituju adalah mereka yang berada pada tahap dewasa awal karena dewasa awal mulai memainkan peran baru, seperti peran suami istri. Hal ini menjadi sesuai dijadikan sebagai subjek dan dikaitkan dengan film The Danish Girl yang menceritakan kehidupan pasangan suami istri. Penelitian ini menggunakan teori yang berkaitan dengan transgender, relasi transgender dengan keluarga dan masyarakat, film sebagai media massa, dewasa awal sebagai khalayak aktif. Sedangkan metode yang digunakan untuk melihat pemaknaan dari penonton mengenai transgender adalah Reception Analysis yang dibagi menjadi tiga bentuk yaitu dominant-hegemonic code, negotiated code, dan oppositional code. Hasil pemaknaan penonton dewasa awal yang berada pada dominant-hegemonic code dimana fenomena transgender memang nyata terjadi, selain itu scene-scene yang dipilih menekankan pada keberanian untuk menjadi diri sendiri meskipun tidak mudah. Kemudian negotiated code membenarkan bahwa fenomena transgender nyata terjadi dan dibutuhkan keberanian untuk menjadi diri sendiri, namun transgender memang masih dianggap kaum minoritas yang mendapatkan banyak penolakan, kemudian akan lebih baik jika operasi transeksual tidak terjadi. Sedangkan pada oppositional code informan menganggap transgender sebagai kaum minoritas dan sudah selayaknya mendapatkan banyak penolakan, dan tidak seharusnya seorang transgender melakukan operasi transeksual.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pemaknaan, penonton dewasa awal, transgender, film The Danish Girl, reception analysis
Subjects: Communication Science
Divisions: Faculty of Communication Science > Communication Science Study Program
Depositing User: Raissa Noverine
Date Deposited: 23 Jul 2018 08:32
Last Modified: 31 Jul 2018 00:49
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14867

Actions (login required)

View Item View Item