Pembuatan alat penggorengan dengan menggunakan media pasir.

Trimuriana, Maria Vironika (2001) Pembuatan alat penggorengan dengan menggunakan media pasir. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (78kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (170kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pada umumnya paralatan rumah tangga (seperti kompor minyak, kompor gas atau yang ada sekarang ini dirancang tanpa menggunakan batasan waktu. Hal ini sangat tidak efisient apabila digunakan, karena selain memerlukan waktu yang lama, hasil yang diperoleh juga tidak maksimal. Oleh karena itu perlu diciptakan suatu alat yang dapat merealisasikan hal tersebut, yaitu alat penggorengan yang dikendalikan secara otomatis dengan menggunakan media perantara berupa pasir. Sebagai perwujudannya, perencanaan alat ini terdiri dari perangkat keras (hardware) semua komponen-komponennya dapat diperoleh secara mudah dipasaran. Komponen-komponen itu berupa sensor, rangkaian pengkondisi sinyal, ADC, komparator (sebagai pembanding), timer, dan sebuah driver pemanas. Dipakainya pasir sebagai media perantara, karena pasir mempunyai daya serap panas yang sangat tinggi, sehingga selain menghemat waktu juga menghemat biaya. Apalagi bila alat ini dipakai dalam industri rumah tangga, dengan tujuan untuk memperbesar hasil produksi sehingga diharapkan dapat menaikkan pendapatan. Sensor suhu yang dipakai dalam alat ini adalah termokopel yang mempunyai output berupa tegangan. Tegangan yang dihasilkan oleh sensor suhu ini terlalu kecil, maka tegangannya harus diperkuat, dalam alat ini IC yang digunakan adalah AD521. Dengan cara seperti ini diharapkan tegangan yang dihasilkan dapat memenuhi range yang dihasilkan oleh ADc. Setelah melewati rangkaian pengkondisi sinyal, tegangan yang dihasilkan tadi diolah oleh ADC dan output dari ADC masuk ke komparator yang berfungsi sebagai pembanding (perbandingan antara ouput ADC dengan input manual). Untuk mendrive pemanas maka kita dapat memasukkan suhu yang diinginkan, apabila sudah memenuhi, alat penggorengan ini akan mati secara otomatis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 20 Mar 2015 05:11
Last Modified: 20 Mar 2015 05:11
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1487

Actions (login required)

View Item View Item