Uji efektivitas ekstrak daun binahong (anredera cordifolia (ten) steenis) terhadap jumlah fibroblas dan ketebalan kolagen pada luka infeksi tikus wistar

Ratu, Maria Theresia Herlina (2018) Uji efektivitas ekstrak daun binahong (anredera cordifolia (ten) steenis) terhadap jumlah fibroblas dan ketebalan kolagen pada luka infeksi tikus wistar. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (697kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I .pdf

Download (201kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB IV .pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (427kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (664kB)

Abstract

Binahong (Anredera cordifolia) merupakan salah satu tanaman obat yang dapat digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek ekstrak etanol daun binahong (Anredera cordifolia) pada proses penyembuhan luka insisi yang diinfeksi Staphylococcus aureus. Ekstrak etanol daun binahong dibuat dalam bentuk sediaan salep untuk memudahkan pengaplikasian dan lepasnya obat ke dalam lapisan kulit. Penelitian menggunakan 24 ekor tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yakni kelompok tanpa pengobatan, salep asam fusidat, ekstrak etanol daun binahong 20% dan ekstrak etanol daun binahong 40%. Tikus yang telah diinfeksi diberi perlakuan kemudian diamati jumlah fibroblas dan ketebalan kolagen pada hari ke-3 dan hari ke-7. Analisis data menggunakan One Way Anova dilanjutkan uji Duncan Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun binahong 40% dapat meningkatkan jumlah fibroblas paling signifikan, pada hari ke-3 (43,33 ± 8,08) dan hari ke-7 (61,67 ± 7,02) diikuti ekstrak etanol daun binahong 20% pada hari ke-3 (31,67 ± 5,50) dan hari ke-7 (57,00 ± 7,55). Ekstrak etanol daun binahong 40% meningkatkan ketebalan kolagen pada hari ke-3 (10,37 ± 2,69) dan hari ke-7 (16,55 ± 0,32) diikuti ekstrak etanol daun binahong 20% pada hari ke-3 (8,87 ± 0,71) dan hari ke-7 (12,09 ± 1,26). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun binahong 40% lebih efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka infeksi dengan meningkatkan jumlah fibroblas dan ketebalan kolagen.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ekstrak daun binahong, jumlah fibroblas, ketebalan kolagen, luka infeksi.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Maria T.H. Ratu
Date Deposited: 23 Jul 2018 07:55
Last Modified: 23 Jul 2018 07:55
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/14955

Actions (login required)

View Item View Item