Hubungan antara strategi coping dengan kecemasan dalam menjalin relasi sosial pada rehabilitan NAPZA

Kristiani, Greta (2003) Hubungan antara strategi coping dengan kecemasan dalam menjalin relasi sosial pada rehabilitan NAPZA. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (163kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (461kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (627kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (581kB) | Preview

Abstract

Hidup dalam suatu panti rehabilitasi pastilah bukan keinginan setiap individu, tapi apabila memang harus berada di sana karena kesalahan individu itu sendiri, mau tidak mau harus dijalani dengan sebaiknya. Dalam panti rehabilitasi pasti terdapat peraturan-peraturan yang harus ditaati dan dipatuhi, sehingga timbullah konflik dalam diri individu terhadap situasi dan kondisi panti. Untuk mengatasinya individu akan melakukan strategi coping, yakni problem-focused coping dan emotion focused coping. Tujuan melakukan coping diasumsikan akan dapat meminimalkan kecemasan yang ada pada diri individu, khususnya kecemasan dalam menjalin relasi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara strategi coping dengan kecemasan dalam menjalin relasi sosial pada rehabilitan NAPZA. Subjek penelitian adalah seluruh rehabilitan yang ada di Panti Rehabilitasi Sosial Parmadi Putra 'Teratai', yang tidak mempunyai trait anxiety. Metode pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan tehnik analisis data yang digunakan adalah korelasi nonparametrik dari Kendall's tau_b. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara problem-focused coping dengan kecemasan dalam menjalin relasi sosial (rxy = - 0,140; p = (0,232) 0,05) dan tidak ada hubungan antara emotion-focused coping dengan kecemasan dalam menjalin relasi sosial (rxy = - 0,148; p = (0,205) 0,05). Hal tersebut terjadi karena ada beberapa kemungkinan, yaitu: subjek sudah tinggal selama 6 bulan di panti, dan jumlah sampel yang diperoleh kurang banyak sehingga mempengaruhi hasil analisis data. Bagi penelitian yang akan datang, disarankan agar memperbanyak jumlah sampel, mengambil subjek yang baru tinggal di panti (1-3 bulan) dan memperhatikan faktor lain seperti tingkat pendidikan subjek.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 20 Mar 2015 01:30
Last Modified: 20 Mar 2015 01:30
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/1553

Actions (login required)

View Item View Item