Pengaruh lama penyimpanan terhadap aktivitas antidiabetik secara in vitro minuman daun beluntas (Pluchea indica Less)

Prahartiwi, Monika (2018) Pengaruh lama penyimpanan terhadap aktivitas antidiabetik secara in vitro minuman daun beluntas (Pluchea indica Less). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (894kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (154kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (522kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (642kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (606kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (848kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Beluntas (Pluchea indica Less.) telah dikenal masyarakat Indonesia sebagai lalapan dan obat tradisional. Daun beluntas memiliki senyawa fitokimia, salah satunya senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antidiabetik. Pemanfaatan daun beluntas menjadi bentuk minuman dalam kantong teh adalah cara penyajian yang lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap aktivitas antidiabetik secara in vitro minuman daun beluntas. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu lama penyimpanan yang terdiri dari 9 taraf perlakuan: 0, 2, 4, 6, 10, 14, 18, 22, 26 (minggu). Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Parameter utama yang diuji adalah aktivitas antidiabetik melalui analisa aktivitas penghambatan enzim α-amilase dan α-glukosidase. Parameter pendukung pada penelitian ini adalah pengujian identifikasi senyawa fitokimia (alkaloid, flavonoid dan fenolik, flavonoid, saponin, tanin, dan kardiak glikosida), total fenol, dan total flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh lama penyimpanan terhadap aktivitas antidiabetik (enzim α-amilase dan α-glukosidase). Hasil penelitian menunjukkan senyawa fitokimia minuman daun beluntas yang meliputi alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tanin dan kardiak glikosida, kadar total fenol, kadar total flavonoid dan aktivitas antidiabetik mengalami penurunan selama penyimpanan. Korelasi antara aktivitas antidiabetik dan total fenol mempunyai korelasi yang kuat dengan nilai koefisien korelasi r2 sebesar 0,939 dan 0,968 sedangkan . Korelasi antara aktivitas antidiabetik dan total flavonoid mempunyai korelasi yang kuat dengan nilai koefisien korelasi r2 sebesar 0,906 dan 0,942.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Minuman, beluntas, lama penyimpanan dan aktivitas penghambatan enzim α-amilase dan α-glukosidase
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: Monika Prahartiwi
Date Deposited: 24 Oct 2018 10:35
Last Modified: 24 Oct 2018 10:35
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/15888

Actions (login required)

View Item View Item