Studi penggunaan aspirin pada pasien infark miokard akut di Rawat Inap Rumkital Dr. Ramelan Surabaya

Prasetiya, Yuda Adi (2018) Studi penggunaan aspirin pada pasien infark miokard akut di Rawat Inap Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (579kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (174kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (397kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4 PEMBAHASAN DAN HASIL Yuda FIX..pdf
Restricted to Registered users only

Download (479kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5 yuda.pdf

Download (365kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (405kB)

Abstract

Infark miokard adalah kematian jaringan miokard, infark miokardium, atau “serangan jantung”, terjadi ketika salah satu arteri koroner tersumbat seluruhnya. Infark terjadi jika plak aterosklerotik menjadi fisur, ruptur, atau mengalami ulserasi dan dengan kondisi yang baik bagi trombogenesis, trombus mural yang terbentuk menyebabkan oklusi arteri koroner. Aliran darah di pembuluh darah terhenti setelah terjadi sumbatan koroner akut. Daerah otot di sekitarnya yang sama sekali tidak mendapat aliran darah atau alirannya sangat sedikit sehingga tidak dapat mempertahankan fungsi otot jantung, dikatakan mengalami infark. Aspirin dosis kecil hanya dapat menekan pembentukan TXA2, sebagai akibatnya terjadi pengurangan agregasi trombosit. Sebagai antiplatelet dosis efektif aspirin 80-320 mg per hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penggunaan aspirin pada pasien penyakit infark miokard akut di rawat inap Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif pada pasien infark miokard akut periode Januari 2017 sampai dengan Desember 2017. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terapi Aspirin diberikan peroral dan di kombinasi dengan antiplatelet lain. Kombinasi terbanyak yaitu aspirin (1x80mg) PO + clopidogrel (1x75mg) PO pada 27 pasien (90%), serta lama penggunaan aspirin paling banyak selama 4-7 hari yaitu sebanyak 25 pasien (80%), kondisi saat keluar rumah sakit 28 pasien membaik dan 2 pasien sembuh. Pemberian aspirin berdasarkan dosis, interval, frekuensi serta lama pemberiannnya sudah sesuai dengan guideline yang ada.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmachy" not defined]
Uncontrolled Keywords: aspirin, antiplatelet, infark miokard akut, rawat inap
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Yuda Adi Prasetya
Date Deposited: 27 Aug 2018 12:27
Last Modified: 27 Aug 2018 12:27
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/16062

Actions (login required)

View Item View Item