Profil peresepan obat kortikosteroid di Apotek Kimia Farma ‘X’ Surabaya

Ningsih, Ainun Anugerah Yudiwati (2018) Profil peresepan obat kortikosteroid di Apotek Kimia Farma ‘X’ Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (678kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (92kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (356kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (226kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (107kB) | Request a copy

Abstract

Kortikosteroid adalah salah satu golongan obat yang sering diresepkan dokter dan ditebus di apotek. Hormon steroid dibagi menjadi dua golongan besar yaitu glukokortikoid dan mineralokortikoid. Glukokortikoid memiliki efek penting pada metabolisme karbohidrat dan fungsi imun sedangkan mineralokortikoid memiliki efek kuat terhadap keseimbangan cairan dan elektrolit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil peresepan obat kortikosteroid di Apotek Kimia Farma ‘X’ Surabaya. Penelitian yang dilakukan bersifat non-eksperimental retrospektif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya ketidakrasionalan dalam profil peresepan obat kortikosteroid untuk anak-anak dengan dosis yang tinggi dan dalam jumlah banyak. Pada profil demografi pasien yang mendapatkan peresepan obat kortikosteroid adalah perempuan (85%), usia antara 1-10 tahun (25%), dengan bentuk sediaan yang sering diberikan adalah kapsul (29%) dan puyer (25%). Peresepan obat kortikosteroid lebih sering diberikan oleh dokter spesialis (55%), namun sering diberikan obat dalam dosis tinggi (55%). Dalam satu resep ada 8 macam obat yang diberikan untuk anak-anak (46%), terlebih dalam satu golongan obat kortikosteroid bisa diberikan dua macam obat dalam satu resep. Peresepan obat kortikosteroid sering digunakan untuk penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) (46%) dan alergi (15%). Jenis obat kortikosteroid yang sering diberikan oleh dokter adalah metilprednisolon (55%), prednisolon (18%) dan deksametason (15%), ketiga obat tersebut juga memiliki potensi berinteraksi dengan obat lain secara berurutan dengan hasil 58%, 27%, dan 15%. Penggunaan kortikosteroid yang berlebihan dapat meningkatkan penyalahgunaan atau ketidaksesuaian indikasi maupun dosis dan lama pemberian yang berujung pada timbulnya efek samping yang buruk.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Peresepan obat, kortikosteroid, polifarmasi, apotek
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Ainun Anugerah Yudiwati N.
Date Deposited: 08 Feb 2019 03:32
Last Modified: 08 Feb 2019 03:32
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/16372

Actions (login required)

View Item View Item